Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

Antisipasi Hantavirus, Kemenkes Aktifkan 51 Balai Karantina Kesehatan

Avatar super admin
super admin
Mei 14, 2026
Antisipasi Hantavirus, Kemenkes Aktifkan 51 Balai Karantina Kesehatan

MORFEM.ID, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiagakan 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi penularan virus hanta atau hantavirus di Indonesia.

Melansir ANTARA, pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni ditemui usai konferensi pers bersama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta pada Rabu mengemukakan, fungsi utama 51 lembaga tersebut yakni mencegah dan menangkal ancaman penyakit menular dari luar negeri.

“Ketika terjadi peningkatan kasus penyakit yang berpotensi menjadi wabah di negara lain, kantor kekarantinaan bertugas melakukan pengamatan dan perlindungan agar penyakit tersebut tidak masuk ke Indonesia,” katanya, Rabu (13/5/2026).

Ia menegaskan, sistem tersebut digunakan untuk mengantisipasi penyebaran virus yang berasal dari luar negeri, termasuk memantau pergerakan penumpang dari negara tertentu yang dianggap berisiko.

Andi menambahkan, pemerintah terus mengawasi penumpang pesawat maupun kapal laut yang masuk ke Indonesia dengan lebih ketat, khususnya dari negara-negara yang telah diidentifikasi memiliki risiko tertentu.

Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner dan pemantauan gejala kesehatan.

“Contohnya untuk negara-negara tertentu yang sudah diidentifikasi, kita lakukan cek suhu tubuh melalui dengan thermal scanner. Kemudian jika ada gejala, kita mengisi, kan? Orang-orang yang masuk ke Indonesia ada All Indonesia, kalau dulu pakai kertas, sekarang itu sudah pakai barcode digital,” paparnya.

Andi menegaskan, data yang dimasukkan menjadi bagian dari proses perlindungan kesehatan di pintu masuk Indonesia, karena jika ditemukan gejala yang mencurigakan, penumpang dapat segera dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk pemerintah.

Ia juga menjelaskan, hantavirus pada kapal pesiar MV Hondius merupakan tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang berbeda dengan kasus hantavirus di Indonesia.

“HPS banyak ditemukan di Amerika Selatan dan belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. Sementara itu, kasus hantavirus di Indonesia merupakan tipe Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang telah ditemukan sejak 1991 dengan strain Seoul virus,” katanya di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan HPS di kapal pesiar MV Hondius disebabkan strain Andes virus yang dalam penelitian tertentu dapat menular antar-manusia melalui kontak erat dan berkepanjangan, namun, untuk tipe HFRS yang ada di Asia dan Indonesia, hingga kini belum ada bukti penularan antar-manusia. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Oktober 9, 2026
  • Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Oktober 9, 2026
  • Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Oktober 9, 2026
  • Helmi Abdullah Dorong PHRI Samarinda Perluas Pasar, Tamu dari Luar Daerah Jadi Sasaran

    Helmi Abdullah Dorong PHRI Samarinda Perluas Pasar, Tamu dari Luar Daerah Jadi Sasaran

    Oktober 9, 2026
  • Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Oktober 8, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (218)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (76)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Archives

  • Oktober 2026 (43)
  • September 2026 (101)
  • Agustus 2026 (171)
  • Juli 2026 (170)
  • Juni 2026 (187)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Oktober 9, 2026
  • Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Oktober 9, 2026
  • Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Oktober 9, 2026

Categories

  • Advertorial (218)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (76)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top