MORFEM.ID, SAMARINDA – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Perumahan Bumi Sempaja, Kelurahan Sempaja Timur, Samarinda, Jumat (11/9/2026) malam. Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 18.45 WITA dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.45 WITA.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare. Lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan permukiman warga sehingga petugas bersama relawan langsung bergerak cepat untuk mencegah api meluas.
Ketua RT 2 Bumi Sempaja, Tajudin, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari warga saat sedang berada di masjid untuk melaksanakan salat Magrib dan mengikuti tausiah.
“Saya mendapat informasi dari warga bahwa ada kebakaran di wilayah sini. Setelah itu saya langsung bergegas ke lokasi sambil memantau kedatangan pemadam kebakaran,” kata Tajudin.
Menurutnya, kondisi warga tidak sampai menimbulkan kepanikan. Sebab, titik api berada di lahan kosong yang berada di sekitar bangunan rumah yang belum dihuni.
Sebelum petugas pemadam tiba, sejumlah pekerja yang tinggal di bedeng sekitar lokasi juga melakukan upaya antisipasi dengan menebas bagian lahan yang mengarah ke bangunan rumah yang sedang dalam proses pembangunan.
Tajudin menyebut belum mengetahui secara pasti penyebab munculnya api. Ia mengatakan informasi mengenai asal api yang beredar di masyarakat masih simpang siur.
“Ada cerita soal anak-anak, tetapi kita tidak bisa menyimpulkan karena belum tahu pasti penyebabnya,” ujarnya.
Ia juga memastikan tidak ada aktivitas warga yang sedang membuka lahan atau berkebun di lokasi tersebut. Lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan milik perusahaan.
Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Nusa Indah, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 18.45 WITA melalui WhatsApp dan frekuensi komunikasi.
Saat itu, tim baru saja menyelesaikan penanganan kebakaran di kawasan Serayu. Setelah menerima laporan kebakaran lahan di Bumi Sempaja, petugas langsung menuju lokasi.
“Karena posisi titik api awal sangat dekat dengan permukiman warga, kami langsung menuju ke sini,” jelas Nusa Indah.
Penanganan dilakukan bersama unsur pemadam kebakaran, relawan Kota Samarinda, BPBD Kota dan Provinsi Kaltim, serta masyarakat sekitar.
Petugas melakukan penyekatan di sejumlah bagian untuk mencegah api menjalar ke kawasan permukiman. Upaya tersebut berhasil sehingga kebakaran dapat dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam.
Terkait dugaan penyebab kebakaran, Nusa Indah mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah api muncul akibat kesengajaan atau faktor lainnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terutama di sekitar permukiman.
“Imbauan kami kepada masyarakat Kota Samarinda, sementara jangan melakukan bakar-bakar di permukiman atau dekat permukiman. Kondisi seperti ini berpotensi membuat api cepat meluas,” pungkasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan