Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

Hujan Belum Turun, Pemkot Samarinda Buka Opsi Perpanjang Tanggap Darurat

Avatar super admin
super admin
September 14, 2026
Hujan Belum Turun, Pemkot Samarinda Buka Opsi Perpanjang Tanggap Darurat

MORFEM.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda belum memastikan kapan status tanggap darurat akibat kondisi kemarau akan berakhir. Jika hujan belum juga mengguyur dan dampak kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membutuhkan penanganan, status tersebut dapat kembali diperpanjang.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan perpanjangan status akan ditentukan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. Pemkot masih melihat sejauh mana kebutuhan penanganan sebelum mengambil keputusan.

Menurutnya, perpanjangan dapat dilakukan dalam rentang lima hari hingga satu pekan, apabila kondisi memang masih memerlukan intervensi pemerintah.

“Kalau hujan belum turun, status tanggap darurat kemungkinan akan diperpanjang. Apakah lima hari atau satu minggu, semuanya tergantung kebutuhan penanganan,” ujar Andi Harun, Senin (14/9/2026).

Untuk menentukan langkah berikutnya, Andi Harun telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda menyiapkan telaahan mengenai kondisi terkini.

Kajian tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menentukan apakah status tanggap darurat perlu dilanjutkan atau tidak.

Selain melihat kondisi cuaca, Pemkot juga akan mempertimbangkan kebutuhan penanganan kekeringan dan karhutla di lapangan, termasuk dukungan yang diperlukan selama masa tanggap darurat.

“Jadi kita lihat dulu hasil telaahannya seperti apa. Dari situ baru kita menentukan langkah selanjutnya,” jelasnya.

Di tengah kemungkinan perpanjangan status, Pemkot Samarinda memastikan belum ada kebutuhan untuk menambah anggaran penanganan.

Andi Harun mengatakan dana yang telah disiapkan masih mencukupi untuk menangani kondisi yang terjadi saat ini. Pemerintah juga tidak akan memaksakan penggunaan seluruh anggaran apabila memang belum dibutuhkan.

“Untuk sementara tidak, karena anggaran kita masih cukup. Tidak semua alokasi anggaran kemarin wajib dihabiskan. Kita gunakan sesuai dengan kebutuhan saja,” katanya.

Ia menegaskan penggunaan anggaran harus mengikuti kebutuhan penanganan di lapangan. Dengan demikian, dana yang tersedia tidak otomatis harus seluruhnya terserap hanya karena status tanggap darurat masih berlangsung.

“Anggarannya masih banyak tersisa. Baru sedikit yang kita pakai, karena tidak semuanya menggunakan anggaran. Kalau apa-apa menggunakan anggaran, repot juga,” imbuhnya.

Saat ini, Pemkot Samarinda masih mengikuti perkembangan cuaca dan dampak kemarau, termasuk potensi munculnya karhutla.

Hasil telaahan BPBD nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan utama pemerintah untuk menentukan keberlanjutan status tanggap darurat. Jika kondisi belum membaik, opsi perpanjangan tetap terbuka. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Oktober 9, 2026
  • Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Oktober 9, 2026
  • Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Oktober 9, 2026
  • Helmi Abdullah Dorong PHRI Samarinda Perluas Pasar, Tamu dari Luar Daerah Jadi Sasaran

    Helmi Abdullah Dorong PHRI Samarinda Perluas Pasar, Tamu dari Luar Daerah Jadi Sasaran

    Oktober 9, 2026
  • Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Oktober 8, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (218)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (76)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Archives

  • Oktober 2026 (43)
  • September 2026 (101)
  • Agustus 2026 (171)
  • Juli 2026 (170)
  • Juni 2026 (187)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Oktober 9, 2026
  • Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Oktober 9, 2026
  • Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Oktober 9, 2026

Categories

  • Advertorial (218)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (76)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top