Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

Anak Muda Dinilai Rentan Tergerus Oligarki Saat Masuk Dunia Politik

Avatar super admin
super admin
Mei 21, 2026
Anak Muda Dinilai Rentan Tergerus Oligarki Saat Masuk Dunia Politik

MORFEM.ID, SAMARINDA – Keterlibatan generasi muda dalam dunia politik terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, sejumlah pengamat menilai semangat perubahan yang dibawa anak muda kerap terhambat oleh kuatnya pengaruh oligarki politik dan ekonomi di Indonesia.

Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya anak muda yang masuk ke partai politik maupun mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif dan kepala daerah. Meski membawa gagasan baru, banyak di antara mereka akhirnya harus menyesuaikan diri dengan kepentingan elite partai dan kelompok pemodal.

Pegiat Hukum Tata Negara dan salah satu pendiri Constitutional and Administrative Law Society (CALS), Bivitri Susanti, mengatakan sistem politik Indonesia masih sangat bergantung pada kekuatan modal dan jaringan elite.

“Anak muda ketika masuk dalam politik akan tergilas dengan elite, dan dinasti,” ungkap Bivitri dalam webinar nasional yang digelar Pusdiksi Hukum Unmul dan CALS, tentang Refleksi 28 tahun reformasi ketatanegaraan Indonesia, Kamis (21/5/2026).

Anak muda yang masuk politik sering kali datang dengan idealisme. Namun, ketika berada di dalam sistem, mereka menghadapi realitas biaya politik yang tinggi dan dominasi elite yang sudah mengakar.

Apalagi tambah Bivitri, realitas kepemimpinan di institusi-institusi hari ini merupakan orang-orang lama dari masa orde baru.

“Perlu ada mekanisme pengawasan partai politik. Selama tidak ada mekanisme pengawasan dan kaderisasi yang baik, maka selama itu pula anak muda yang masuk politik akan tergilas dengan elite,” terangnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian politisi muda sulit mempertahankan independensi. Tidak sedikit yang akhirnya mengikuti pola lama demi mempertahankan posisi politiknya.

Data dari sejumlah lembaga pemantau demokrasi menunjukkan biaya kampanye yang besar menjadi salah satu hambatan utama bagi politisi muda. Minimnya akses pendanaan membuat mereka bergantung pada dukungan tokoh berpengaruh atau kelompok pemodal tertentu.

Kendati demikian, seejumlah kalangan menilai keterlibatan anak muda tetap penting untuk mendorong pembaruan politik. Kehadiran generasi muda dinilai dapat membawa isu-isu baru seperti transparansi, lingkungan hidup, ekonomi digital, hingga reformasi birokrasi.

Pengamat menilai reformasi internal partai politik menjadi salah satu langkah penting untuk membuka ruang lebih besar bagi generasi muda.

Selain itu, transparansi pendanaan politik dan pendidikan politik dinilai perlu diperkuat agar anak muda tidak mudah terseret kepentingan oligarki.

“Pendidikan politik itu menjadi pondasi utama,” tukasnya.

Di tengah meningkatnya partisipasi generasi muda dalam politik nasional, tantangan terbesar bukan hanya memenangkan pemilu, tetapi juga menjaga idealisme ketika berada di dalam lingkar kekuasaan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Oktober 9, 2026
  • Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Oktober 9, 2026
  • Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Oktober 9, 2026
  • Helmi Abdullah Dorong PHRI Samarinda Perluas Pasar, Tamu dari Luar Daerah Jadi Sasaran

    Helmi Abdullah Dorong PHRI Samarinda Perluas Pasar, Tamu dari Luar Daerah Jadi Sasaran

    Oktober 9, 2026
  • Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Oktober 8, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (218)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (76)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Archives

  • Oktober 2026 (43)
  • September 2026 (101)
  • Agustus 2026 (171)
  • Juli 2026 (170)
  • Juni 2026 (187)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Oktober 9, 2026
  • Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Oktober 9, 2026
  • Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Oktober 9, 2026

Categories

  • Advertorial (218)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (76)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top