MORFEM.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu menjadi salah satu sumber pendapatan bagi daerah.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebut, perusahaan milik daerah kini mulai memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut Andi Harun, kondisi tersebut menunjukkan adanya perubahan dalam pengelolaan BUMD. Jika sebelumnya keberadaan BUMD dinilai masih menjadi beban pemerintah daerah, kini perusahaan daerah mulai mampu memberikan pemasukan secara rutin.
“Alhamdulillah sekarang BUMD kita tidak lagi menjadi beban, sudah mulai setiap tahun memberi kontribusi pada PAD kita,” kata Andi Harun, Rabu (19/8/2026).
Ia menegaskan, peningkatan PAD menjadi salah satu hal penting untuk memperkuat kemampuan fiskal Pemerintah Kota Samarinda. Karena itu, berbagai sumber pendapatan daerah terus dioptimalkan dengan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.
Andi Harun mengatakan, upaya meningkatkan pendapatan tidak boleh dilakukan semata-mata untuk mengejar penerimaan. Kebijakan yang dibuat pemerintah juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat.
“Peningkatan pendapatan daerah idealnya tidak hanya berorientasi pada penerimaan, tetapi juga mampu menyelesaikan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu langkah yang dicontohkan adalah penataan sistem perparkiran di Samarinda. Pemerintah kota mendorong penggunaan sistem digital dan pembayaran nontunai untuk memperbaiki pengelolaan pendapatan sekaligus menekan potensi kebocoran.
Selain persoalan penerimaan, sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah menertibkan praktik juru parkir liar yang selama ini menjadi salah satu persoalan di lapangan.
Menurut Andi Harun, penguatan BUMD juga harus diarahkan pada kinerja yang memberikan manfaat langsung bagi daerah. Kemampuan perusahaan daerah menyumbang PAD menjadi salah satu ukuran penting dari keberhasilan pengelolaannya.
“Kontribusi terhadap PAD menjadi salah satu indikator bahwa perusahaan milik daerah mampu menjalankan fungsi ekonominya sekaligus mendukung kapasitas fiskal pemerintah kota,” jelasnya.
Andi Harun berharap kontribusi BUMD dapat terus meningkat. Dengan semakin banyak sumber pendapatan yang dapat diandalkan, pembangunan Samarinda diharapkan tidak bergantung pada satu sumber pembiayaan saja.
“Yang lainnya adalah bagaimana terus BUMD bisa berkontribusi,” tukasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan