Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

Meski Angka Kecelakaan Menurun, Pelanggaran Lalu Lintas di Samarinda Masih Tinggi

Avatar super admin
super admin
Juli 16, 2026
Meski Angka Kecelakaan Menurun, Pelanggaran Lalu Lintas di Samarinda Masih Tinggi

MORFEM.ID, SAMARINDA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda mencatat tren kecelakaan lalu lintas di Kota Samarinda mengalami penurunan sepanjang semester pertama 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, mengatakan hingga Juni 2026 tercatat sekitar 74 kasus kecelakaan lalu lintas. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan sepanjang tahun 2025 yang mencapai sekitar 500 kasus.

“Kalau tahun lalu selama satu tahun sekitar 500 kecelakaan. Sementara tahun ini yang sudah berjalan enam bulan pertama baru sekitar 80 kecelakaan lalu lintas,” ujar La Ode saat di konfirmasi Morfem.id, Kamis (16/7/2026).

Menurut La Ode, kecelakaan yang terjadi masih didominasi kendaraan roda dua dan roda empat. Faktor penyebab utama berasal dari kelalaian pengemudi yang dinilai kurang berhati-hati saat berkendara.

Selain itu, mayoritas korban kecelakaan berada pada usia produktif, yakni antara 15 hingga 40 tahun. Bahkan, dalam sejumlah kasus masih ditemukan korban yang berusia di bawah umur.

“Sejumlah ruas jalan di Samarinda masih menjadi titik rawan kecelakaan, terutama di Jalan PM Noor hingga kawasan Sungai Siring. Selain itu, beberapa jalan di pusat kota juga masih kerap terjadi kecelakaan lalu lintas,” terangnya.

Di sisi lain, Satlantas Polresta Samarinda terus mengoptimalkan penegakan hukum melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.

Namun, La Ode menyebut jumlah pelanggaran yang terekam kamera ETLE pada 2025 dan 2026 relatif tidak mengalami perubahan signifikan.

“Setiap hari kamera ETLE dapat menangkap sekitar 2.000 hingga 3.000 pelanggaran. Seluruh data tersebut kami validasi sebelum dikirimkan kepada para pelanggar,” jelasnya.

Dari ribuan pelanggaran yang terekam kamera ETLE setiap hari, hanya sekitar 30 pelanggar yang memberikan konfirmasi atau merespons surat tilang yang dikirimkan petugas.

“Masih sedikit pelanggar yang merespons surat konfirmasi ETLE. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih perlu ditingkatkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata dia, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, serta para pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

La Ode mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas. Menurutnya, keberhasilan menekan angka kecelakaan tidak hanya bergantung pada penindakan hukum, tetapi juga pada kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

“Sebanyak apa pun penegakan hukum yang dilakukan, baik melalui tilang maupun sosialisasi, tidak akan maksimal tanpa adanya kesadaran masyarakat untuk tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara,” tutupnya. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Oktober 8, 2026
  • Sri Puji Astuti Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Ikut Program KB Gratis

    Sri Puji Astuti Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Ikut Program KB Gratis

    Oktober 8, 2026
  • DPRD Samarinda Dorong Tol Bontang-Kukar untuk Buka Akses Ekonomi Baru

    DPRD Samarinda Dorong Tol Bontang-Kukar untuk Buka Akses Ekonomi Baru

    Oktober 8, 2026
  • Joha Fajal Soroti Alih Fungsi Lahan Pertanian di Tengah Ekspansi Permukiman

    Joha Fajal Soroti Alih Fungsi Lahan Pertanian di Tengah Ekspansi Permukiman

    Oktober 8, 2026
  • BRI Pacu Pemulihan Aset Bermasalah Lewat Gebyar Lelang Serentak 2026

    BRI Pacu Pemulihan Aset Bermasalah Lewat Gebyar Lelang Serentak 2026

    Oktober 8, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (214)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (72)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Archives

  • Oktober 2026 (39)
  • September 2026 (101)
  • Agustus 2026 (171)
  • Juli 2026 (170)
  • Juni 2026 (187)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Oktober 8, 2026
  • Sri Puji Astuti Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Ikut Program KB Gratis

    Sri Puji Astuti Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Ikut Program KB Gratis

    Oktober 8, 2026
  • DPRD Samarinda Dorong Tol Bontang-Kukar untuk Buka Akses Ekonomi Baru

    DPRD Samarinda Dorong Tol Bontang-Kukar untuk Buka Akses Ekonomi Baru

    Oktober 8, 2026

Categories

  • Advertorial (214)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (72)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top