MORFEM.ID, SAMARINDA – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim tahun 2026 berlangsung di Kadrie Oening Tower, Kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (3/6/2026).
Ketua Umum KONI Kaltim periode 2022-2026, Rusdiansyah Aras, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Musorprov.
Ia mengaku terharu melihat besarnya perhatian berbagai pemangku kepentingan terhadap agenda penting organisasi olahraga tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan Musorprov KONI Kaltim tahun 2026 ini. Saya sangat terharu karena banyak tokoh dan pimpinan daerah yang hadir hari ini”, ujar Rusdiansyah saat di wawancarai oleh Morfem.id, Rabu (3/6/2026)
Ia juga memberikan penghargaan kepada panitia pelaksana yang dinilainya telah bekerja maksimal dalam menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan Musorprov.
“Saya sangat menghargai kerja keras panitia yang telah bekerja luar biasa sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rusdiansyah berharap Musorprov dapat melahirkan pemimpin yang memiliki visi kuat untuk memajukan olahraga prestasi di Kaltim.
“Mudah-mudahan hari ini kita menghasilkan ketua yang visioner dan mampu membawa KONI Kaltim menjadi lebih baik ke depan,” ucapnya.
Diketahui, pada pencalonan Ketua Umum KONI Kaltim periode 2026-2030 hanya terdapat satu calon tunggal yang telah ditetapkan, yakni Anderiy Syachrum.
Penetapan tersebut selanjutnya akan disahkan melalui rapat pleno pemilihan setelah dilakukannya penyampaian visi dan misi.
Rusdiansyah menegaskan dirinya akan terus memberikan dukungan kepada kepengurusan baru meski masa jabatannya telah berakhir.
“Harapan kami, kepengurusan selanjutnya bisa lebih baik dari periode yang saya pimpin. Kami juga akan terus memberikan dukungan kepada ketua KONI yang baru,” tegasnya.
Menurut Rusdiansyah, dirinya telah beberapa kali berdiskusi dengan Anderiy Syachrum terkait proses transisi kepemimpinan agar berjalan lancar dan berkelanjutan.
“Kami sering bertukar pikiran mengenai bagaimana estafet kepemimpinan ini dapat berjalan dengan baik. Banyak hal yang ingin saya sampaikan kepada beliau terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan ke depan,” ungkapnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pengelolaan anggaran olahraga di tengah kebijakan efisiensi. Ia menilai diperlukan penentuan skala prioritas dalam pembinaan cabang olahraga agar prestasi atlet tetap dapat ditingkatkan.
“Di tengah keterbatasan anggaran, perlu ada prioritas dalam pembinaan cabang olahraga. Ini menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh kepengurusan mendatang,” pungkasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan