Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

Prevalensi Stunting di Samarinda Turun ke 17 Persen, Dinkes Nilai Upaya Penanganan Berjalan Sesuai Target

Avatar super admin
super admin
Juli 7, 2026
Prevalensi Stunting di Samarinda Turun ke 17 Persen, Dinkes Nilai Upaya Penanganan Berjalan Sesuai Target

MORFEM.ID, SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda melaporkan angka prevalensi stunting di Kota Tepian menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data terbaru, persentasenya kini berada di kisaran 17 persen, lebih rendah dibandingkan sebelumnya yang masih berada di atas 20 persen.

Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program percepatan penanganan stunting yang dijalankan pemerintah masih berada di jalur yang diharapkan.

“Syukur alhamdulillah, angka stunting kita sekarang sudah berada di sekitar 17 persen. Sebelumnya angkanya masih lebih dari 20 persen,” ujar Ismed saat di konfirmasi Morfem.id, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, penurunan prevalensi stunting tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah.

Menurutnya, persoalan stunting tidak dapat ditangani hanya oleh sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ismed menilai program tersebut belum bisa dijadikan tolok ukur terhadap penurunan angka stunting saat ini.

Pasalnya, implementasi program tersebut baru mulai diperluas kepada kelompok sasaran yang berkaitan langsung dengan pencegahan stunting.

“Program MBG sebelumnya lebih banyak menyasar peserta didik. Sekarang baru mulai menjangkau ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi, sehingga dampaknya terhadap penurunan stunting masih memerlukan waktu untuk dievaluasi,” jelasnya.

Menurut Ismed, keberhasilan menekan angka stunting juga ditentukan oleh kualitas pelayanan kesehatan, terutama pada ibu dan anak.

Tak hanya itu, pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan kesehatan secara berkala, hingga edukasi mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi sejak masa kehamilan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

“Intervensi gizi saja tidak cukup. Pendampingan kesehatan ibu dan anak, pemantauan perkembangan balita, serta edukasi kepada keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam mencegah stunting,” terangnya.

Meski angka stunting terus menunjukkan tren membaik, Dinkes Samarinda menegaskan kolaborasi antarinstansi harus terus diperkuat agar hasil yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

“Sinergi seluruh pihak perlu terus dijaga agar upaya penurunan stunting berlangsung berkelanjutan. Dengan begitu, kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di Samarinda juga akan semakin meningkat,” pungkasnya. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Oktober 9, 2026
  • Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Oktober 9, 2026
  • Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Oktober 9, 2026
  • Helmi Abdullah Dorong PHRI Samarinda Perluas Pasar, Tamu dari Luar Daerah Jadi Sasaran

    Helmi Abdullah Dorong PHRI Samarinda Perluas Pasar, Tamu dari Luar Daerah Jadi Sasaran

    Oktober 9, 2026
  • Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Oktober 8, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (218)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (76)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Archives

  • Oktober 2026 (43)
  • September 2026 (101)
  • Agustus 2026 (171)
  • Juli 2026 (170)
  • Juni 2026 (187)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Diusulkan di Samarinda, Novan Janji Kawal hingga Terealisasi

    Oktober 9, 2026
  • Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Harminsyah Minta Warga Samarinda Tak Cuma Berobat, Pencegahan Penyakit Harus Dimulai dari Lingkungan

    Oktober 9, 2026
  • Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Jangan Sibuk Percantik Kota tapi Banjir Terabaikan

    Oktober 9, 2026

Categories

  • Advertorial (218)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (76)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top