MORFEM.ID, SAMARINDA – Perumda Varia Niaga Samarinda terus mematangkan program jangka panjang di sektor ketahanan pangan.
Salah satu program unggulan yang segera dijalankan adalah pengembangan peternakan ayam dengan konsep kandang antibau yang memanfaatkan aset milik perusahaan maupun Pemerintah Kota Samarinda.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga Samarinda, Syamsuddin Hamade, mengatakan rencana tersebut telah dipaparkan dalam rapat bersama Komisi II DPRD Kota Samarinda, pada Senin (13/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Varia Niaga turut menjelaskan mengenai capaian perusahaan, kontribusi kepada masyarakat dan pemerintah daerah, serta rencana pengembangan usaha pada tahun mendatang.
“Alhamdulillah, paparan kami mendapat respons yang sangat positif. Komisi II bahkan menyatakan dukungannya terhadap berbagai program yang akan kami jalankan ke depan,” ujar Syamsuddin saat di konfirmasi Morfem.id.
Ia menjelaskan, fokus utama perusahaan adalah memperkuat sektor hulu melalui pengembangan peternakan ayam petelur dan ayam pedaging. Program tersebut diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan di Samarinda.
Dalam waktu dekat, Varia Niaga akan mulai mengembangkan program kandang antibau yang menjadi salah satu inovasi perusahaan. Program ini dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk membantu mengendalikan inflasi dengan menghadirkan sentra peternakan di sekitar wilayah Kota Samarinda.
Menurut Syamsuddin, seluruh persiapan program telah dilakukan. Mulai dari pembangunan prototipe kandang, penyusunan desain dan model bisnis, hingga penyediaan sumber pakan untuk mendukung operasional peternakan.
“Ke depan, peternakan ini diharapkan menghasilkan telur yang sehat dan berkualitas, termasuk telur dengan kandungan probiotik dan omega,” katanya.
Varia Niaga juga akan melibatkan Badan Usaha Milik RT (BUMRT) sebagai pengelola peternakan. Perusahaan akan memberikan pendampingan dari sisi manajemen maupun teknis agar pengelolaan usaha berjalan profesional dan berkelanjutan.
Syamsuddin berharap program tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di Kota Samarinda.
“Dukungan Komisi II DPRD menjadi modal penting agar program tersebut dapat segera direalisasikan dan terus berkembang di masa mendatang,” tukasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan