MORFEM.ID, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) Samarinda menyelenggarakan Ujian Profesi Advokat (UPA) 2026 di Hotel Grand Verona Samarinda, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses melahirkan advokat yang memiliki kompetensi, profesionalisme, dan menjunjung tinggi etika profesi.
Sebanyak 78 peserta mengikuti ujian yang berlangsung dengan sistem pengawasan ketat. Untuk menjaga objektivitas, peserta hanya diperkenankan membawa alat tulis, sedangkan seluruh meja ujian dipastikan bebas dari buku, catatan, telepon genggam, maupun alat bantu lainnya.
Pelaksanaan ujian turut diawasi oleh panitia DPC Peradi SAI Samarinda bersama perwakilan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi. Pengawasan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar organisasi, sekaligus menjamin proses ujian berlangsung jujur, transparan, dan akuntabel.
Ketua Komite Ujian Profesi Advokat, Raja Ivan Sihombing, mengatakan UPA merupakan tahapan penting dalam mencetak calon advokat yang tidak hanya menguasai aspek hukum, tetapi juga memahami tanggung jawab moral dan etika profesi.
“Penyelenggaraan ujian ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga kualitas profesi advokat. Kami ingin memastikan setiap calon advokat memiliki kemampuan yang memadai serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan profesinya,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti ujian dengan tertib dan disiplin. Menurutnya, semangat para peserta menunjukkan keseriusan dalam meniti karier di dunia advokat melalui Peradi SAI.
Raja Ivan menjelaskan hasil Ujian Profesi Advokat 2026 akan diumumkan langsung oleh DPN Peradi dalam waktu sekitar tiga pekan setelah pelaksanaan ujian.
“Kami berharap seluruh peserta memperoleh hasil terbaik sehingga dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni proses pengambilan sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur,” katanya.
Melalui penyelenggaraan UPA yang mengedepankan profesionalisme dan integritas, DPC Peradi SAI Samarinda berharap dapat terus melahirkan advokat-advokat baru yang tidak hanya cakap dalam bidang hukum, tetapi juga mampu menjalankan profesinya secara bertanggung jawab demi menegakkan keadilan. (RD)







Tinggalkan Balasan