MORFEM.ID, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda mulai menyiapkan strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026.
Salah satu langkah yang disiapkan ialah memprioritaskan cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang besar meraih medali, menyusul belum adanya kepastian anggaran hibah untuk pembiayaan kontingen.
Kebijakan tersebut diambil agar alokasi dana yang tersedia nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal sembari menunggu keputusan pemerintah daerah terkait dukungan anggaran.
Ketua Harian KONI Samarinda, Roy Hendrayanto, mengatakan hingga kini penyusunan anggaran masih bersifat sementara karena jumlah nomor pertandingan yang akan diperlombakan belum ditetapkan oleh penyelenggara.
“Perhitungan anggaran saat ini masih berupa estimasi karena nomor pertandingan belum diumumkan. Untuk sementara kami memperkirakan jumlah atlet yang akan memperkuat Samarinda berkisar antara 1.500 hingga 1.700 orang,” ujarnya saat di konfirmasi Morfem.id, Senin (20/7/2026).
Menurut Roy, apabila jumlah kontingen berada di kisaran 1.500 atlet, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp8 miliar. Sementara jika jumlah atlet bertambah hingga sekitar 1.700 orang, dana yang diperlukan bisa melampaui Rp10 miliar.
“Kalau jumlah atlet sekitar 1.500 orang, kebutuhannya sekitar Rp8 miliar. Namun jika mencapai 1.700 atlet, anggarannya tentu bisa lebih dari Rp10 miliar. Semua masih menyesuaikan keputusan resmi mengenai nomor pertandingan,” jelasnya.
Ia menegaskan, KONI Samarinda tidak akan mengirim seluruh atlet tanpa mempertimbangkan potensi prestasi. Cabang olahraga yang memiliki peluang besar menyumbangkan medali akan menjadi prioritas dalam penyusunan kontingen.
Selain itu, Roy mengungkapkan pembahasan mengenai hibah untuk pelaksanaan Porprov masih terus berlangsung. Dalam waktu dekat, DPRD Samarinda melalui Komisi IV akan memfasilitasi pertemuan lanjutan bersama pemerintah daerah guna membahas skema pendanaan yang sesuai dengan ketentuan.
Melalui koordinasi tersebut, KONI berharap kepastian anggaran dapat segera diperoleh sehingga persiapan atlet menuju Porprov VIII di Kabupaten Paser pada November 2026 dapat berjalan lebih maksimal dan tanpa kendala pembiayaan. (RD)







Tinggalkan Balasan