MORFEM.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda mulai mengambil langkah untuk mengatasi persoalan minimnya penerangan di Jembatan Mahkota II (Achmad Amins) yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), anggaran khusus telah disiapkan guna memperbaiki sistem Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan jembatan tersebut.
Perbaikan dilakukan menyusul banyaknya laporan warga terkait kondisi jembatan yang gelap saat malam hari. Selain mengurangi kenyamanan pengguna jalan, situasi tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik di sepanjang Jembatan Mahkota masih kurang mendapat pencahayaan akibat lampu penerangan yang tidak berfungsi maksimal. Akibatnya, pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan pemerintah telah menyiapkan dana sekitar Rp900 juta untuk pekerjaan revitalisasi penerangan jalan di lokasi tersebut. Saat ini prosesnya tinggal menunggu tahapan administrasi sebelum masuk ke proses pengadaan.
“Pendanaannya sudah tersedia dalam perencanaan tahun ini. Setelah dokumen anggaran perubahan diterbitkan, pekerjaan fisik akan segera diproses,” ujarnya belum lama ini.
Ia menjelaskan dana yang dialokasikan sepenuhnya diperuntukkan bagi perbaikan lampu penerangan jalan dan tidak mencakup penataan lampu dekoratif jembatan.
“Fokus pekerjaan ini adalah mengembalikan fungsi penerangan jalan agar kondisi jalur lebih terang dan aman bagi pengguna kendaraan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya nanti, Dishub akan menggunakan tiang penerangan tersendiri yang terpisah dari konstruksi utama jembatan. Langkah tersebut dipilih agar pemasangan jaringan dan perangkat kelistrikan tidak memengaruhi struktur bangunan.
Menurut Manalu, pendekatan tersebut dianggap lebih aman sekaligus memudahkan proses perawatan di kemudian hari.
Pemkot berharap program revitalisasi ini dapat segera meningkatkan kualitas pencahayaan di Jembatan Mahkota sehingga pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman saat melintas pada malam hari.
“Masukan dari masyarakat terkait kondisi penerangan di kawasan ini cukup banyak. Karena itu perbaikannya menjadi salah satu prioritas yang akan segera kami tindak lanjuti,” tandasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan