MORFEM.ID, SAMARINDA – Founder Sekolah Rimba Samarinda, Yurni Handayani, berharap kolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dapat terus berlanjut untuk mendukung pendidikan anak-anak yang belajar di sekolah tersebut.
Harapan itu disampaikan setelah Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Samarinda memberikan bantuan berupa perlengkapan belajar dan pembangunan fasilitas toilet melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pendikresa (Pengembangan Pendidikan dan Kreativitas Anak).
Menurut Yurni, bantuan tersebut memberikan dampak nyata terhadap aktivitas belajar mengajar di Sekolah Rimba yang selama ini dikelola secara swadaya dan tidak memungut biaya dari peserta didik.
“Bantuan ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sekolah, tetapi juga menjadi penyemangat bagi kami karena masih banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan anak-anak. Kini kegiatan belajar menjadi lebih nyaman dan berjalan lebih maksimal,” ujar Yurni saat dikonfirmasi Morfem.id, Kamis (2/7/2026).
Ia mengatakan, pembangunan toilet menjadi fasilitas yang paling dirasakan manfaatnya. Sebelumnya, Sekolah Rimba belum memiliki sarana sanitasi yang memadai sehingga anak-anak mengalami kesulitan saat mengikuti kegiatan belajar.
Selain itu, Pertamina juga menyediakan kran air yang dimanfaatkan untuk praktik wudu dan pembelajaran ibadah. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai membuat lingkungan belajar menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman.
“Anak-anak dan orang tua menyambut baik bantuan ini. Mereka senang melihat fasilitas Sekolah Rimba kini semakin lengkap dan nyaman,” terangnya.
Meski demikian, Yurni mengungkapkan Sekolah Rimba masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari sarana belajar, kebutuhan relawan, hingga pendanaan agar semakin banyak anak dapat memperoleh akses pendidikan yang layak.
“Kami berharap kolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga terus berlanjut, karena masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi agar lebih banyak anak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Semoga kolaborasi ini juga menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam dunia pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang mandiri dan berdaya saing.
Melalui program Pendikresa, kata Edi, Pertamina ingin menghadirkan ruang belajar yang lebih layak sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan ramah anak.
“Melalui Pendikresa, kami ingin turut menghadirkan ruang belajar yang lebih baik bagi anak-anak, sekaligus memastikan mereka dapat belajar dalam lingkungan yang sehat dan nyaman. Harapannya, dukungan ini dapat menjadi semangat tambahan bagi mereka untuk terus belajar, berkembang, dan meraih cita-cita,” jelasnya.
Program Pendikresa sendiri telah menjangkau sekitar 50 anak di Sekolah Rimba Samarinda melalui kegiatan belajar berbasis alam yang melibatkan komunitas setempat.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Kalimantan. (RD)







Tinggalkan Balasan