MORFEM.ID, SAMARINDA – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda mendorong generasi muda untuk mulai mengembangkan kemampuan di bidang digital marketing.
Sektor ini dinilai memiliki prospek kerja yang terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital di berbagai bidang usaha.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Samarinda, Wa Ode Rosliani, mengatakan digital marketing tidak hanya membuka peluang bekerja di perusahaan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak muda untuk membangun usaha sendiri maupun berkarier sebagai pekerja lepas (freelancer).
“Sekarang kami mendorong anak-anak muda untuk masuk ke bidang digital marketing. Peluangnya sangat besar karena tidak hanya bisa bekerja di perusahaan, tetapi juga bisa membuka usaha sendiri atau bekerja secara mandiri,” ujarnya saat di konfirmasi Morfem.id, Selasa (14/7/2026).
Menurut Wa Ode, keterampilan di bidang pemasaran digital semakin dibutuhkan oleh berbagai jenis usaha. Kondisi ini membuat peluang kerja di sektor tersebut terus terbuka, sekaligus memberi ruang bagi anak muda untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
Meski demikian, ia mengakui masih ada masyarakat yang ragu memulai usaha karena khawatir akan langsung dikenakan kewajiban pajak.
Wa Ode menegaskan anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ia menjelaskan bahwa pelaku usaha baru memiliki kewajiban perpajakan apabila telah memenuhi ketentuan dan persyaratan sesuai aturan yang berlaku.
“Banyak yang khawatir kalau sudah punya usaha langsung dikenakan pajak. Padahal tidak seperti itu. Pajak dikenakan apabila memang sudah memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Karena itu, Disnaker Samarinda mengajak generasi muda untuk tidak ragu meningkatkan kemampuan di bidang digital marketing maupun memulai usaha berbasis digital.
Selain peluang kerja yang masih luas, sektor ini juga dinilai mampu menjadi jalan bagi anak muda untuk membangun karier dan usaha secara mandiri di era digital. (RD)







Tinggalkan Balasan