MORFEM.ID, SAMARINDA – Kawasan Teras Samarinda semakin diminati para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai lokasi berjualan.
Tingginya minat tersebut membuat booth permanen yang tersedia di kawasan tepian Sungai Mahakam itu menjadi incaran banyak pelaku usaha.
Namun, jumlah lapak yang terbatas menyebabkan tidak semua UMKM dapat langsung memperoleh tempat untuk berjualan secara permanen.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga Samarinda, Syamsudin Hamade, menjelaskan bahwa pengelolaan booth permanen di Teras Samarinda tidak berada di bawah kewenangan Perumda Varia Niaga.
Proses pendaftaran tenant dilakukan melalui Pemerintah Kota Samarinda, khususnya Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Menurutnya, lokasi yang strategis dan tingginya jumlah pengunjung menjadikan Teras Samarinda sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi yang menarik bagi para pelaku UMKM.
Selain Teras Samarinda, kawasan Teluk Lerong yang dikelola Perumda Varia Niaga juga mengalami kondisi serupa. Seluruh lapak yang tersedia di lokasi tersebut saat ini telah terisi.
“Meningkatnya jumlah pelaku usaha yang ingin bergabung menjadi tantangan tersendiri karena ketersediaan ruang usaha belum mampu mengakomodasi seluruh permintaan,” terangnya, Selasa (2/6/2026).
Untuk memberikan kesempatan kepada UMKM yang belum mendapatkan booth permanen, Perumda Varia Niaga secara rutin menggelar berbagai kegiatan dan bazar di kawasan Teras Samarinda.
Dalam sebulan, sedikitnya dua hingga tiga kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan puluhan tenant dari berbagai sektor usaha.
Dalam satu kegiatan, jumlah peserta yang terlibat bahkan bisa mencapai sekitar 60 pelaku UMKM.
Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha tetap memiliki kesempatan memasarkan produk sekaligus memperluas jangkauan pasar mereka.
Lebih lanjut, Syamsudin mengatakan informasi terkait pendaftaran tenant pada setiap kegiatan biasanya diumumkan melalui akun media sosial resmi Teras Samarinda.
Karena itu, pelaku UMKM diharapkan aktif memantau informasi yang disampaikan agar tidak melewatkan kesempatan untuk berpartisipasi.
Ia menilai tingginya antusiasme terhadap booth permanen menunjukkan bahwa Teras Samarinda semakin berkembang sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM di Kota Tepian.
“Dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang berminat, kami berharap UMKM lokal terus berkembang dan mampu naik kelas melalui pemanfaatan ruang usaha yang tersedia secara maksimal,” tukasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan