MORFEM.ID, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim menegaskan jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 masih dalam tahap pembahasan. Wacana hanya mempertandingkan 50 cabor disebut belum menjadi keputusan resmi.
Ketua Umum KONI Kaltim, H. Anderiy Syachrum, mengatakan pihaknya masih terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak agar seluruh cabang olahraga tetap memperoleh kesempatan tampil pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
“Usulan 50 cabang olahraga itu belum menjadi keputusan akhir. Kami masih berupaya agar semua cabang olahraga bisa ikut dipertandingkan di Porprov,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Menurut Anderiy, langkah yang ditempuh saat ini bukan memangkas jumlah cabang olahraga, melainkan menyesuaikan nomor pertandingan dari masing-masing cabor agar pelaksanaan Porprov tetap sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Yang kami lakukan adalah merasionalisasi nomor pertandingan. Dengan begitu, anggaran bisa lebih efisien dan kesempatan bagi cabang olahraga lain tetap terbuka,” katanya.
Ia menegaskan KONI Kaltim tidak akan mencampuri kewenangan pengurus cabang olahraga dalam menentukan nomor yang akan dipertandingkan. Keputusan untuk mengurangi atau menyesuaikan nomor lomba sepenuhnya berada di tangan masing-masing pengurus cabor.
“Kami tidak memaksakan atau menekan pengurus cabang olahraga. Jika memang ada nomor yang bisa disesuaikan, itu merupakan keputusan mereka sendiri. Yang terpenting, semua cabang olahraga tetap memiliki ruang untuk berpartisipasi,” tegasnya.
Anderiy menambahkan pembahasan mengenai format pelaksanaan Porprov masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Ia berharap seluruh pihak dapat mencapai kesepakatan sehingga kepastian mengenai cabang olahraga dan nomor pertandingan segera ditetapkan.
“Keputusan yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu mengakomodasi kepentingan seluruh cabang olahraga sekaligus memastikan penyelenggaraan Porprov 2026 berjalan lancar sesuai dengan kondisi anggaran yang tersedia,” tukasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan