MORFEM.ID, SAMARINDA – Media sosial kembali diramaikan dengan dugaan perselingkuhan yang tak wajar.
Jika sebelumnya telah terbongkar kisah selingkuh lewat aplikasi WhatsApp, Discord, Pinterest, Ojol, Shopee. Kali ini terkuak dugaan selingkuh melalui aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan.
Fitur Telehealth di aplikasi BPJS Kesehatan yang seharusnya digunakan untuk konsultasi dokter rupanya disalahgunakan sebagai ruang obrolan yang sulit terlacak. Modusnya sederhana tapi tidak terduga.
Melansir Instagram @pandemictalks, cerita unik ini pertama kali viral di Threads, lalu menyebar luas ke X. Warganet yang membagikan kisah tersebut adalah akun @iamrgarry, yang mengaku awalnya tidak percaya bahwa aplikasi layanan kesehatan bisa dimanfaatkan untuk urusan asmara gelap.
Namun, setelah memahami fitur yang tersedia di dalam aplikasi, ia menilai skenario tersebut cukup masuk akal.
“Awalnya saya pikir enggak mungkin, karena tidak ada interaksi dua arah yang intens. Tapi ternyata masuk akal seseorang bisa selingkuh lewat Mobile JKN,” tulis @iamrgarry.
Menurutnya, dugaan itu berkaitan dengan fitur Telehealth, yakni layanan konsultasi daring dengan dokter atau tenaga kesehatan. Jika salah satu pihak yang terlibat merupakan dokter, maka komunikasi dapat berlangsung melalui layanan tersebut.
Unggahan tersebut langsung memancing gelombang komentar dari warganet. Banyak yang tercengang karena tidak menyangka aplikasi yang dirancang untuk memudahkan akses kesehatan justru bisa disalahgunakan.
“Selingkuh di-cover BPJS,” tulis warganet.
“Curiga habis ini pake cortex,” tulis seorang netizan.
“Semua aplikasi jadi tempat selingkuh jir. Besok lewat M-Banking kayanya,” sebut netizen lain.
“Aplikasi mana lagi yg bisa ku percaya,” ketus seorang netizen di X.
“Iya di Mobile JKN. Mana katanya satunya dokter. Aplikasi butut dipakai buat selingkuh,” tulis warganet.
“Kreatifnya itu lho nggak tahan banget, emang kayaknya perbuatan jahat tuh gampang banget setan ngasih jalannya ya,” ungkap netizen.
“Yang bener aja?! Kalau kena grebek warga langsung bisa dirujuk ke faskes pertama terdekat,” tutur netizen lain.
“Yaampun ada aja ide org selingkuh. Gilaaa,” tulis warganet.
“Orang kalau sudah niat, aplikasi apa pun bisa jadi jalan,” komentar akun lain.
“Aplikasi buat orang sakit, yang pakai buat selingkuh malah lebih sakit,” komentar netizen yang lain.
Kisah ini memantik diskusi lebih luas tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, termasuk hal-hal yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Di balik fungsi utamanya sebagai sarana pelayanan kesehatan, Mobile JKN mendadak menjadi bahan candaan dan keheranan di jagat maya.
Meski begitu, belum ada bukti konkret yang menunjukkan bahwa kasus tersebut benar-benar terjadi. Cerita tersebut masih sebatas pengakuan warganet yang kemudian viral dan menjadi perbincangan luas di media sosial.







Tinggalkan Balasan