Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

Ikan Sapu-Sapu Kaya Protein, Namun Terkandung Risiko Logam Berat yang Perlu Diwaspadai

Avatar super admin
super admin
April 19, 2026
Ikan Sapu-Sapu Kaya Protein, Namun Terkandung Risiko Logam Berat yang Perlu Diwaspadai

JAKARTA – Ahli kesehatan lingkungan, dr. Dicky Budiman, M.Sc.PH., Ph.D., mengatakan bahwa ikan sapu-sapu mengandung protein tinggi dengan lemak rendah.

Melansir Liputan6.com, namun, konsumsi ikan ini tidak direkomendasikan karena risiko kesehatannya lebih dominan.

“Memang secara nutrisi proteinnya relatif tinggi dengan lemak rendah, tapi ini bukan isu utama, risiko kesehatannya lebih dominan,” kata Dicky saat dihubungi Health Liputan6.com, Minggu (19/4/2026).

Secara evidence based (bukti ilmiah), sambungnya, ikan ini mengandung akumulasi logam berat. Di negara tropis lain, ikan ini mengandung merkuri, timbal, dan kadmium yang signifikan.

“Apalagi jika ikannya ada di sungai perkotaan atau industri, ya risikonya semakin meningkat,” ujarnya.

Dengan kandungan tersebut, maka dampak memakan ikan sapu-sapu bisa mengganggu sistem saraf, gangguan ginjal, hematologi (darah), dan risiko kanker.

Ikan sapu-sapu juga kerap terpapar mikroorganisme patogen (virus, jamur, parasit, bakteri), sehingga kemungkinan besar mengandung bakteri seperti E. coli penyebab penyakit infeksi saluran pencernaan yang ditandai dengan diare parah (seringkali berdarah), kram perut, mual, muntah, dan demam.

Ledakan populasi ikan sapu-sapu sendiri bisa dipersepsikan sebagai indikator kuat degradasi kualitas air di suatu perairan.

“Karena dia hidup di dasar dan mengonsumsi sedimen, jadi dia berpotensi mengakumulasi logam berat seperti timbal, juga menyerap polutan organik yang persisten. Ini menjadi jembatan penting ke isu kesehatan manusia yang serius,” terangnya.

Ikan sapu-sapu adalah spesies invasif dan mengganggu keseimbangan ekosistem. Ikan ini bukan spesies asli Indonesia, habitat asalnya adalah Sungai Amazon, Amerika Selatan.

Lalu, ikan sapu-sapu memiliki karakter toleran terhadap kondisi ekstrem. Ikan ini bisa hidup dalam kondisi oksigen rendah dan air tercemar.

Perkembangbiakannya terbilang cepat dengan predator alami yang minim.

“Dampaknya secara ekologis, kompetisi dengan ikan lokal akhirnya menyebabkan penurunan keanekaragaman hayati. Dan ini yang bisa mengganggu juga rantai makanan, akhirnya monopoli ekosistem,” kata Dicky.

Di sisi lain, ada pula potensi degradasi fisik sungai karena ikan sapu-sapu kerap membuat lubang di tebing sungai.

“Jadi ada potensi erosi tebing dan sedimentasi bertambah juga kekeruhan air meningkat. Artinya, ini akan menurunkan kualitas habitat ikan yang lain,” tukasnya. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Puan Maharani Soroti Ancaman Hantavirus dan Kesiapan Layanan Kesehatan

    Puan Maharani Soroti Ancaman Hantavirus dan Kesiapan Layanan Kesehatan

    Mei 15, 2026
  • Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rp17.600 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya

    Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rp17.600 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya

    Mei 15, 2026
  • Purbaya Nilai Angka Pertumbuhan 5,61 Persen Jadi Sinyal Daya Beli Stabil

    Purbaya Nilai Angka Pertumbuhan 5,61 Persen Jadi Sinyal Daya Beli Stabil

    Mei 15, 2026
  • Dennis Lim Ungkap Kemudahan Akses ke Indonesia Dimanfaatkan Pelaku Judi Online

    Dennis Lim Ungkap Kemudahan Akses ke Indonesia Dimanfaatkan Pelaku Judi Online

    Mei 15, 2026
  • Meutya Hafid Ungkap Ratusan Ribu Anak di Indonesia Terdampak Judi Online

    Meutya Hafid Ungkap Ratusan Ribu Anak di Indonesia Terdampak Judi Online

    Mei 15, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (33)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (7)
  • Ekonomi (3)
  • Hukum (5)
  • Internasional (12)
  • Kaltim (20)
  • Lingkungan (1)
  • Nasional (107)
  • Olahraga (3)
  • Opini (1)
  • Politik (1)
  • Samarinda (4)

Archives

  • Mei 2026 (82)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Puan Maharani Soroti Ancaman Hantavirus dan Kesiapan Layanan Kesehatan

    Puan Maharani Soroti Ancaman Hantavirus dan Kesiapan Layanan Kesehatan

    Mei 15, 2026
  • Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rp17.600 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya

    Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rp17.600 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya

    Mei 15, 2026
  • Purbaya Nilai Angka Pertumbuhan 5,61 Persen Jadi Sinyal Daya Beli Stabil

    Purbaya Nilai Angka Pertumbuhan 5,61 Persen Jadi Sinyal Daya Beli Stabil

    Mei 15, 2026

Categories

  • Advertorial (33)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (7)
  • Ekonomi (3)
  • Hukum (5)
  • Internasional (12)
  • Kaltim (20)
  • Lingkungan (1)
  • Nasional (107)
  • Olahraga (3)
  • Opini (1)
  • Politik (1)
  • Samarinda (4)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top