Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

Golkar Pilih Jalur Interpelasi, Ayub Ingatkan Risiko Hak Angket Tanpa Data

Avatar super admin
super admin
Mei 6, 2026
Golkar Pilih Jalur Interpelasi, Ayub Ingatkan Risiko Hak Angket Tanpa Data

MORFEM.ID, SAMARINDA – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kaltim turut angkat bicara soal sikap penolakan fraksi atas usulan hak angket.

Ketua Fraksi Golkar, Muhammad Husni Fachruddin, menilai langkah tersebut belum memiliki dasar data yang cukup kuat untuk dilakukan.

Ayub sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum terlihat adanya data konkret terkait objek persoalan yang akan diselidiki.

Padahal kata dia, keberadaan data yang valid sangat penting sebagai pijakan DPRD dalam mengkaji kebijakan pemerintah daerah yang dinilai merugikan masyarakat.

“Kalau data soal objek yang mau diselidiki saja belum jelas, tentu ini jadi persoalan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Dia menegaskan, tanpa adanya dukungan data yang akurat, penggunaan hak angket tidak akan berjalan dengan efektif.

Bahkan, dalam prosesnya, pemerintah daerah bisa saja memberikan penjelasan lengkap yang menunjukkan kebijakan yang diambil telah sesuai aturan.

Karena itu, Fraksi Golkar mendorong agar DPRD Kaltim lebih dahulu menggunakan hak interpelasi. Melalui mekanisme ini, dewan dapat meminta penjelasan resmi dari pemerintah untuk memastikan kebenaran data sebelum mengambil langkah lanjutan.

“Interpelasi memberi ruang bagi DPRD untuk menggali informasi secara langsung. Kalau dari situ ditemukan masalah, baru bisa dilanjutkan ke hak angket,” terang Ayub.

Lebih lanjut kata Ayub, mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya telah menyarankan penggunaan hak interpelasi karena lebih mudah dari sisi persyaratan.

Dengan total 55 anggota DPRD Kaltim, interpelasi hanya membutuhkan dukungan setengah anggota atau sekitar 28 orang untuk memenuhi hak kuorum. Sementara itu, hak angket mensyaratkan dukungan tiga perempat anggota dewan, atau sekitar 41 orang.

Menurutnya, angka tersebut tidak mudah dicapai, mengingat Fraksi Golkar hanya memiliki 15 kursi dan membutuhkan dukungan penuh dari fraksi lain.

“Kalau hak angket harus 3/4 anggota, itu sekitar 41 orang. Itu cukup berat untuk dipenuhi,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa hak angket memiliki keunggulan dari sisi mekanisme kerja yang lebih terstruktur. Prosesnya mencakup tahapan pemeriksaan awal, pemanggilan saksi, pengumpulan bukti, hingga klarifikasi secara mendalam.

Namun, Ayub mengingatkan bahwa proses tersebut tidak sederhana dan membutuhkan pemahaman serta keahlian khusus agar berjalan sesuai aturan dan menghasilkan keputusan yang adil.

“Kita tentu ingin menjawab harapan masyarakat, tapi juga harus memberi pemahaman bahwa ada aturan hukum yang harus diikuti. Proses penyelidikan itu tidak mudah, ada metode dan ilmunya supaya hasilnya tepat dan adil,” pungkasnya. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Tiga Bulan Berlalu, Orang Tua Syahdu Belum Terima Hasil Audit Medis RSUD AWS

    Tiga Bulan Berlalu, Orang Tua Syahdu Belum Terima Hasil Audit Medis RSUD AWS

    Juni 12, 2026
  • Hari Pertama SPMB, SMPN 22 Samarinda Ramai Didatangi Calon Siswa dan Orang Tua

    Hari Pertama SPMB, SMPN 22 Samarinda Ramai Didatangi Calon Siswa dan Orang Tua

    Juni 12, 2026
  • Penertiban Saja Tak Cukup, Dishub Sebut Tata Ruang Pergudangan Perlu Dibenahi

    Penertiban Saja Tak Cukup, Dishub Sebut Tata Ruang Pergudangan Perlu Dibenahi

    Juni 12, 2026
  • Arief Rosyid Ajak Pemuda Kaltim Ambil Peran Strategis di Tengah Pembangunan IKN

    Arief Rosyid Ajak Pemuda Kaltim Ambil Peran Strategis di Tengah Pembangunan IKN

    Juni 12, 2026
  • Study Tiru ke Desa Mario, Desa Batuah Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Pangan

    Study Tiru ke Desa Mario, Desa Batuah Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Pangan

    Juni 12, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (58)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (7)
  • DPRD Samarinda (1)
  • Ekonomi (3)
  • Hukum (5)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (22)
  • Lingkungan (1)
  • Nasional (127)
  • Olahraga (3)
  • Opini (1)
  • Politik (4)
  • Samarinda (87)

Archives

  • Juni 2026 (70)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Tiga Bulan Berlalu, Orang Tua Syahdu Belum Terima Hasil Audit Medis RSUD AWS

    Tiga Bulan Berlalu, Orang Tua Syahdu Belum Terima Hasil Audit Medis RSUD AWS

    Juni 12, 2026
  • Hari Pertama SPMB, SMPN 22 Samarinda Ramai Didatangi Calon Siswa dan Orang Tua

    Hari Pertama SPMB, SMPN 22 Samarinda Ramai Didatangi Calon Siswa dan Orang Tua

    Juni 12, 2026
  • Penertiban Saja Tak Cukup, Dishub Sebut Tata Ruang Pergudangan Perlu Dibenahi

    Penertiban Saja Tak Cukup, Dishub Sebut Tata Ruang Pergudangan Perlu Dibenahi

    Juni 12, 2026

Categories

  • Advertorial (58)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (7)
  • DPRD Samarinda (1)
  • Ekonomi (3)
  • Hukum (5)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (22)
  • Lingkungan (1)
  • Nasional (127)
  • Olahraga (3)
  • Opini (1)
  • Politik (4)
  • Samarinda (87)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top