MORFEM.ID, SAMARINDA – Kota Samarinda meraih penghargaan sebagai daerah terbaik dalam pengendalian inflasi tingkat regional Kalimantan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyampaikan apresiasi terhadap capaian yang diraih Pemerintah Kota Samarinda bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor yang berjalan cukup baik selama ini.
Ia menilai koordinasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, serta berbagai pihak terkait menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi kebutuhan pokok dan kestabilan harga di pasaran.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa upaya pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah berjalan efektif. Tentu ini hasil kerja bersama seluruh tim,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Selain memberikan apresiasi, Iswandi juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dana insentif yang diterima daerah atas penghargaan tersebut. Diketahui, Pemerintah Kota Samarinda memperoleh dana apresiasi sebesar Rp3 miliar.
Menurutnya, penggunaan anggaran itu harus dilakukan secara terbuka dan diarahkan untuk program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami ingin memastikan dana insentif ini digunakan secara jelas dan tepat sasaran. Jangan sampai hanya berhenti di administrasi,” katanya.
Legislator dari PDI Perjuangan itu menilai dana penghargaan sebaiknya dimanfaatkan untuk memperkuat program pengendalian harga maupun ketahanan pangan di tingkat masyarakat.
Beberapa program seperti operasi pasar murah hingga penguatan distribusi bahan pokok dinilai bisa menjadi langkah konkret agar dampak penghargaan tersebut dirasakan langsung warga Samarinda.
“Yang terpenting masyarakat bisa merasakan manfaatnya, misalnya lewat program pangan murah atau kegiatan yang membantu menjaga daya beli warga,” jelasnya.
Iswandi juga menekankan bahwa keberhasilan meraih penghargaan tidak boleh membuat pemerintah daerah cepat berpuas diri. Ia berharap capaian tersebut justru menjadi motivasi untuk mempertahankan stabilitas ekonomi daerah ke depan.
Menurutnya, menjaga inflasi tetap terkendali merupakan tantangan yang harus dilakukan secara konsisten agar kondisi ekonomi masyarakat tetap aman.
“Mendapat penghargaan memang membanggakan, tetapi mempertahankan capaian itu jauh lebih penting. DPRD akan terus mengawal kebijakan pengendalian inflasi agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat,” tukasnya. (RD/Adv)







Tinggalkan Balasan