MORFEM.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota Samarinda untuk segera melakukan pembenahan di sektor pendidikan, terutama terkait keterbatasan kapasitas sekolah negeri dan perluasan bantuan pendidikan bagi masyarakat.
Wakil Ketua Pansus LKPj DPRD Samarinda, Abdul Rohim menilai persoalan daya tampung sekolah masih menjadi masalah yang terus berulang setiap tahun ajaran baru.
Menurutnya, banyak lulusan sekolah dasar yang kesulitan memperoleh kursi di tingkat SMP negeri karena jumlah sekolah dan ruang belajar belum sebanding dengan jumlah siswa.
Ia mengatakan pemerintah kota perlu memiliki basis data pendidikan yang lebih akurat agar kebutuhan sekolah dapat dipetakan dengan baik, termasuk untuk pembangunan ruang kelas baru maupun sekolah di kawasan padat penduduk.
“Data lulusan SD harus benar-benar diperkuat supaya pemerintah bisa menghitung kebutuhan sekolah secara tepat,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Rohim menilai langkah tersebut penting agar seluruh siswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala keterbatasan kapasitas sekolah negeri.
Selain persoalan penerimaan siswa baru, ia juga meminta pemerintah memperluas program bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan pelajar berprestasi.
Menurutnya, dukungan pendidikan tidak hanya diperlukan pada jenjang dasar dan menengah, tetapi juga hingga tingkat perguruan tinggi, termasuk program magister dan doktoral.
Rohim mendorong pemerintah kota membuka kesempatan beasiswa S2 dan S3 bagi putra-putri daerah, termasuk tenaga pendidik dan dosen, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Samarinda.
“Kita ingin ada lebih banyak generasi Samarinda yang bisa melanjutkan pendidikan tinggi dan nantinya kembali membangun daerah,” katanya.
“Pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas masyarakat dan pembangunan daerah,” tambahnya.
Terakhir kata Rohim, berharap rekomendasi yang disampaikan Pansus LKPj dapat segera ditindaklanjuti pemerintah kota agar persoalan daya tampung sekolah maupun penyaluran beasiswa dapat berjalan lebih baik dan tepat sasaran di masa mendatang. (RD/Adv)







Tinggalkan Balasan