MORFEM.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah, mendorong terjalinnya koordinasi yang lebih kuat antara organisasi perangkat daerah (OPD) dan DPRD guna mendukung efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka sangat diperlukan agar berbagai kendala yang dihadapi OPD dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi bersama. Ia menilai tidak semua persoalan yang muncul di lapangan dapat dilihat hanya dari hasil akhirnya.
“Sering kali ada berbagai keterbatasan yang dihadapi perangkat daerah, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana pendukung maupun anggaran. Hal-hal seperti ini perlu disampaikan agar dapat dipahami bersama,” ujar Andriansyah, Senin (15/6/2026).
Ia mengatakan DPRD membutuhkan informasi yang lengkap untuk mengetahui kondisi riil yang dihadapi setiap OPD. Dengan demikian, fungsi pengawasan dan pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Menurut Andriansyah, komunikasi tidak seharusnya dibangun hanya ketika muncul persoalan atau keluhan dari masyarakat. Koordinasi yang rutin justru akan membantu mengantisipasi berbagai hambatan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Kalau komunikasi berjalan baik sejak awal, tentu akan lebih mudah bagi semua pihak untuk mencari jalan keluar atas setiap kendala yang ada,” katanya.
Ia mengaku selama ini berupaya menjalin komunikasi langsung dengan sejumlah OPD untuk memperoleh gambaran mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan program dan pelayanan publik.
Andriansyah menegaskan DPRD tidak hanya berfungsi melakukan pengawasan, tetapi juga mendukung kebutuhan pemerintah daerah agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Jika memang ada kebutuhan tambahan, baik fasilitas, personel maupun dukungan anggaran, sebaiknya disampaikan secara terbuka agar bisa dibahas sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Ia berharap budaya keterbukaan dan kolaborasi antara DPRD dan OPD terus diperkuat. Menurutnya, sinergi yang baik akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Samarinda.
“Semakin baik koordinasi yang terbangun, semakin cepat pula solusi dapat ditemukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (RD/Adv)







Tinggalkan Balasan