MORFEM.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda menempatkan Sekolah Terpadu Samarinda sebagai salah satu proyek pendidikan untuk membangun sumber daya manusia yang mampu menghadapi persaingan hingga tingkat internasional.
Sekolah tersebut ditargetkan tidak hanya unggul dari sisi fasilitas, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan akademik, karakter, keterampilan sosial, hingga kecakapan yang dibutuhkan pada era digital.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengatakan Sekolah Terpadu Samarinda menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan dengan standar yang lebih tinggi di daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Terpadu Fest 2026 sekaligus peringatan satu tahun Sekolah Terpadu Samarinda, Kamis (1/10/2026).
“Sekolah Terpadu Samarinda ini merupakan langkah awal untuk menghadirkan sekolah berstandar internasional. Harapannya, dari sini lahir generasi emas yang mampu berkompetisi, bukan hanya secara nasional tetapi juga di tingkat internasional,” ujar Saefuddin.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan gedung maupun fasilitas yang memadai. Faktor utama tetap berada pada kualitas proses belajar, kemampuan tenaga pendidik dan pembentukan karakter siswa.
Karena itu, konsep pendidikan di Sekolah Terpadu Samarinda dikembangkan dengan menggabungkan sejumlah aspek. Mulai dari kemampuan intelektual, pembentukan nilai spiritual dan moral, kemampuan sosial serta wawasan kebangsaan.
Selain itu, siswa juga diarahkan menguasai keterampilan abad ke-21, seperti kreativitas, kemampuan bekerja sama, komunikasi dan literasi digital.
Saefuddin meminta pengelola sekolah dan para guru terus mencari metode pembelajaran baru agar proses pendidikan dapat mengikuti perkembangan zaman.
Di sisi lain, keterlibatan orang tua juga dinilai penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik.
“Guru dan pengelola harus terus berinovasi, sementara orang tua juga perlu menjadi mitra dalam proses pendidikan. Anak-anak harus diberikan ruang untuk belajar dan berkembang secara maksimal,” katanya.
Pemkot Samarinda bersama Yayasan Samarinda Generasi Emas juga berkomitmen menjaga keberlanjutan pengembangan sekolah tersebut melalui kolaborasi berbagai pihak.
Kolaborasi itu diharapkan dapat membentuk ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menghasilkan peserta didik dengan karakter dan keterampilan yang sesuai kebutuhan masa depan.
Sementara itu, Kepala SDN Terpadu Samarinda, Chelda Yuliana, mengatakan peringatan satu tahun sekolah menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh unsur pendidikan di lingkungan sekolah.
Terpadu Fest 2026 kali ini mengangkat tema “United We Grow”. Tema tersebut menggambarkan semangat untuk menyatukan visi dan membangun kolaborasi antarjenjang pendidikan dalam satu lingkungan sekolah.
“United We Grow menjadi gambaran komitmen kami untuk terus berkolaborasi dan mengintegrasikan seluruh jenjang. Kami ingin tumbuh bersama dalam satu ekosistem pendidikan untuk menyiapkan generasi penerus bangsa,” jelas Chelda.
Ia berharap Sekolah Terpadu Samarinda dapat terus berkembang menjadi ruang yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi kemampuan, menghasilkan karya dan mengembangkan inovasi.
Menurutnya, pembentukan kemampuan tersebut penting agar peserta didik memiliki bekal menghadapi perubahan dan tantangan dunia yang semakin kompetitif.
“Harapannya sekolah ini terus menjadi tempat anak-anak berkembang, berkarya dan berinovasi sehingga mereka memiliki kesiapan menghadapi tantangan global,” tukasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan