MORFEM.ID, SAMARINDA – Nama Saefuddin Zuhri mendapat dukungan penuh dari internal Partai NasDem Samarinda untuk dipersiapkan sebagai calon Wali Kota Samarinda pada Pilkada mendatang.
Dukungan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Samarinda bersama 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem yang tersebar di seluruh wilayah kota.
Ketua DPD NasDem Samarinda, Joha Fajal, mengatakan keputusan mendorong Saefuddin Zuhri muncul dari aspirasi kader di tingkat bawah. Konsolidasi tersebut dilakukan dalam rapat yang berlangsung pada Rabu (9/9/2026) malam.
“Setelah kami mendengar aspirasi dari struktur partai di tingkat kecamatan sampai kelurahan, seluruhnya mengarah pada satu nama, yaitu Saefuddin Zuhri. Kami sepakat mendorong kader terbaik untuk melanjutkan kepemimpinan di Samarinda,” ujar Joha, Kamis.
Menurut Joha, munculnya nama Saefuddin juga tidak terlepas dari kondisi politik Samarinda ke depan. Wali Kota Samarinda Andi Harun telah menjalani dua periode kepemimpinan sehingga tidak dapat kembali mencalonkan diri sebagai wali kota.
Dalam situasi tersebut, NasDem menilai Saefuddin memiliki modal pengalaman pemerintahan setelah mendampingi Andi Harun sebagai Wakil Wali Kota Samarinda selama dua tahun terakhir.
Joha menyebut pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama partai dalam menentukan arah dukungan. Saefuddin dinilai memahami program pemerintahan dan proses pembangunan yang sedang berjalan di Kota Samarinda.
“Karena Pak Andi Harun sudah dua periode, tentu tidak bisa maju lagi. Kami melihat kinerja dan pengalaman Pak Saefuddin selama mendampingi beliau cukup baik, sehingga seluruh pengurus sepakat mendorong Saefuddin untuk maju,” katanya.
Joha mengatakan keputusan di tingkat DPD dan DPC tersebut selanjutnya akan disampaikan melalui mekanisme internal partai secara berjenjang.
NasDem Samarinda juga akan memperkuat komunikasi politik sambil menunggu keputusan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem terkait pencalonan pada Pilkada mendatang.
Ia menegaskan, konsolidasi sejak awal dilakukan untuk memastikan struktur partai memiliki sikap yang sama apabila nantinya ada arahan resmi dari tingkat pusat.
“Kami ingin sejak awal seluruh kader memiliki satu sikap. Jadi ketika DPP memberikan arahan, struktur di Samarinda sudah siap. Untuk kader internal, sejauh ini hanya satu nama yang kami usulkan, yakni Saefuddin Zuhri,” tegas Joha.
Dukungan tersebut menjadi langkah awal NasDem Samarinda dalam mempersiapkan kontestasi politik daerah berikutnya, sekaligus membuka ruang konsolidasi lebih lanjut sebelum keputusan pencalonan ditetapkan di tingkat pusat. (RD)







Tinggalkan Balasan