Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

TMA Bendungan Lempake Turun, Pasokan Air Baku Samarinda Mulai Diwaspadai

Avatar super admin
super admin
Agustus 28, 2026
TMA Bendungan Lempake Turun, Pasokan Air Baku Samarinda Mulai Diwaspadai

MORFEM.ID, SAMARINDA – Cadangan air baku yang menjadi salah satu penopang kebutuhan masyarakat Samarinda mulai tertekan akibat kondisi kemarau. Tinggi muka air (TMA) Bendungan Lempake tercatat 7,00 meter di atas permukaan laut (MDPL), atau lebih rendah dibandingkan kondisi normal yang berada di angka 7,20 MDPL.

Kepala Unit Pengelola Bendungan II BWS Kalimantan IV Samarinda, Hayu Wardana, mengatakan kondisi tersebut masih memungkinkan bendungan memenuhi kebutuhan air baku Perumdam dan irigasi. Namun, penurunan muka air tetap perlu diantisipasi apabila hujan belum turun dalam waktu dekat.

“Kalau sampai 10 hari ke depan tidak ada hujan, elevasinya masih berpotensi turun. Tetapi untuk sementara masih mencukupi kebutuhan air irigasi dan PDAM,” kata Hayu, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, posisi TMA Bendungan Lempake saat ini sudah berada di bawah batas normal. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena semakin panjang periode tanpa hujan, semakin besar pula kemungkinan cadangan air terus berkurang.

Hayu menjelaskan, batas yang perlu diwaspadai berada pada elevasi 6,50 MDPL. Jika muka air mencapai titik tersebut, penggunaan air untuk kebutuhan baku dan irigasi tidak dapat lagi dilakukan dengan kapasitas seperti saat kondisi normal.

“Kalau elevasi sudah menyentuh 6,50 MDPL, maka pengambilan air irigasi dan air baku harus dikurangi 50 persen,” jelasnya.

Dengan demikian, penurunan muka air hingga level tersebut berpotensi memengaruhi ketersediaan air bagi masyarakat maupun sektor pertanian. Karena itu, BWS Kalimantan IV Samarinda mulai melakukan langkah antisipasi bersama pihak terkait.

Koordinasi dengan Perumdam dilakukan, khususnya untuk membahas kondisi intake Waduk Lempake serta batas muka air yang masih memungkinkan proses pengambilan air berjalan. BWS juga menyatakan kesiapan membantu apabila diperlukan penanganan pada kolam intake Perumdam.

“Kami juga siap membantu Perumdam apabila diperlukan, termasuk untuk perluasan maupun pengerukan kolam intake,” terangnya.

Selain persoalan debit air akibat kemarau, kondisi waduk juga dipengaruhi sedimentasi. BWS Kalimantan IV telah melakukan pengerukan sedimen sejak Juli 2026 di bagian tengah waduk. Pekerjaan tersebut ditargetkan berlanjut hingga penghujung tahun.

Namun, proses pengerukan saat ini menghadapi kendala karena peralatan yang digunakan sedang menjalani perbaikan.

Di sisi lain, BWS juga melakukan pembersihan gulma air yang menutupi sejumlah bagian waduk. Area yang menjadi sasaran pembersihan mencapai sekitar 12 hektare.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga fungsi Bendungan Lempake tetap optimal di tengah tekanan kemarau dan menurunnya cadangan air.

BWS mengingatkan, kondisi muka air saat ini memang belum mengganggu pemanfaatan air baku maupun irigasi. Namun, apabila hujan tidak segera turun dan elevasi terus merosot, pengurangan pengambilan air akan menjadi langkah yang harus diterapkan ketika mencapai batas kritis. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Oktober 8, 2026
  • Sri Puji Astuti Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Ikut Program KB Gratis

    Sri Puji Astuti Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Ikut Program KB Gratis

    Oktober 8, 2026
  • DPRD Samarinda Dorong Tol Bontang-Kukar untuk Buka Akses Ekonomi Baru

    DPRD Samarinda Dorong Tol Bontang-Kukar untuk Buka Akses Ekonomi Baru

    Oktober 8, 2026
  • Joha Fajal Soroti Alih Fungsi Lahan Pertanian di Tengah Ekspansi Permukiman

    Joha Fajal Soroti Alih Fungsi Lahan Pertanian di Tengah Ekspansi Permukiman

    Oktober 8, 2026
  • BRI Pacu Pemulihan Aset Bermasalah Lewat Gebyar Lelang Serentak 2026

    BRI Pacu Pemulihan Aset Bermasalah Lewat Gebyar Lelang Serentak 2026

    Oktober 8, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (214)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (72)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Archives

  • Oktober 2026 (39)
  • September 2026 (101)
  • Agustus 2026 (171)
  • Juli 2026 (170)
  • Juni 2026 (187)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Dapat Insentif Rp5 Miliar dari Kemendagri, Samarinda Siapkan Penanganan 250 RTLH

    Oktober 8, 2026
  • Sri Puji Astuti Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Ikut Program KB Gratis

    Sri Puji Astuti Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Ikut Program KB Gratis

    Oktober 8, 2026
  • DPRD Samarinda Dorong Tol Bontang-Kukar untuk Buka Akses Ekonomi Baru

    DPRD Samarinda Dorong Tol Bontang-Kukar untuk Buka Akses Ekonomi Baru

    Oktober 8, 2026

Categories

  • Advertorial (214)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (82)
  • DPRD Kaltim (6)
  • DPRD Samarinda (72)
  • Ekonomi (15)
  • Hukum (32)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (68)
  • Lingkungan (17)
  • Nasional (142)
  • Olahraga (14)
  • Opini (1)
  • Politik (15)
  • Samarinda (305)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top