MORFEM.ID, SAMARINDA – Pesatnya perkembangan kawasan Samarinda Utara, khususnya Kelurahan Sempaja Utara, dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dasar. DPRD Samarinda mendorong pemerintah memastikan pertumbuhan permukiman berjalan seiring dengan peningkatan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Anggota DPRD Samarinda, Maswedi, mengatakan perkembangan kawasan tersebut membawa konsekuensi terhadap meningkatnya kebutuhan pelayanan dan infrastruktur. Karena itu, pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada pertumbuhan permukiman.
Menurutnya, sejumlah fasilitas dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan lampu penerangan jalan umum (LPJU) harus menjadi perhatian pemerintah agar aktivitas warga dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
“Ketika permukiman semakin berkembang, tentu kebutuhan infrastrukturnya ikut bertambah. Pemerintah harus mengantisipasinya sejak awal,” ujar Maswedi, Rabu (26/8/2026).
Ia menyebut berbagai kebutuhan infrastruktur di Samarinda Utara turut disampaikan masyarakat melalui reses dan hasil peninjauan di lapangan. Aspirasi tersebut kemudian menjadi bahan DPRD dalam mendorong program pembangunan yang sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.
Maswedi mengatakan persoalan jalan lingkungan masih menjadi salah satu kebutuhan yang banyak disampaikan warga. Pada sejumlah ruas, perbaikan melalui semenisasi dinilai dapat membantu meningkatkan akses masyarakat.
Selain jalan, persoalan drainase juga perlu mendapat perhatian. Pertumbuhan permukiman yang semakin padat membutuhkan sistem pengendalian air yang memadai agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Sementara itu, kebutuhan LPJU tidak hanya berkaitan dengan fasilitas penerangan. Keberadaannya juga berhubungan dengan rasa aman masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
“Setiap usulan tentu harus dilihat urgensinya. Dengan anggaran yang terbatas, kebutuhan yang paling mendesak harus menjadi prioritas,” katanya.
Maswedi menegaskan pemerintah tidak harus merealisasikan seluruh usulan dalam waktu bersamaan. Penentuan prioritas diperlukan agar anggaran yang tersedia dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Ia juga meminta OPD teknis tidak sekadar memasukkan aspirasi masyarakat ke dalam daftar perencanaan. Setiap program yang telah ditetapkan perlu dipastikan pelaksanaannya sesuai kebutuhan dan kondisi faktual di lapangan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak selalu harus berupa pekerjaan berskala besar. Perbaikan pada titik tertentu, seperti saluran drainase, jalan lingkungan, maupun penambahan lampu penerangan, juga dapat memberikan manfaat yang langsung dirasakan warga.
DPRD Samarinda akan terus mengawal aspirasi masyarakat melalui fungsi pengawasan. Maswedi menilai pengawasan penting agar kebutuhan yang disampaikan warga dapat terhubung dengan proses perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan program.
“Yang kami harapkan, aspirasi dari reses tidak berhenti sebagai catatan. Harus ada tindak lanjut melalui program pemerintah,” tegasnya.
Maswedi berharap perkembangan Samarinda Utara dapat diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang terarah. Dengan perencanaan yang matang, pertumbuhan permukiman di kawasan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial, tetapi juga diiringi kualitas pelayanan dasar yang semakin baik. (RD/Adv)







Tinggalkan Balasan