MORFEM.ID, SAMARINDA – Surutnya air Bendungan Benanga Lempake dimanfaatkan warga sekitar untuk menangkap ikan. Kondisi tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk mencari ikan yang kemudian dibawa pulang sebagai lauk keluarga.
Salah satunya dilakukan Sogol, warga RT 17 Lempake. Ia mengaku mulai mencari ikan sekitar pukul 09.00 WITA hingga pukul 13.30 WITA.
“Saya berangkat cari ikannya sekitar jam 9 pagi sampai jam setengah dua. Karena perut sudah terasa keroncongan, jadi kita pulang dulu. Besok dilanjut lagi,” kata Sogol saat di konfirmasi oleh Morfem.id, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, warga memanfaatkan kondisi bendungan yang sedang surut karena ikan lebih mudah dicari dibandingkan saat permukaan air kembali tinggi.
“Ini kesempatan buat warga daerah sini, mumpung bendungan lagi surut. Jadi kesempatan warga sekitar Lempake. Terserah warga mana, bisa ramai-ramai cari ikan di sini untuk lauk keluarga,” ujarnya.
Sogol menjelaskan, saat kondisi air sedang tinggi, warga lebih sulit mendapatkan ikan. Karena itu, kondisi surut menjadi waktu yang dimanfaatkan untuk mencari ikan dengan cara mahancau (Jaring Angkat).
Dari hasil mahancau ikan tersebut, Sogol membawa pulang sekitar empat kilogram ikan. Beberapa jenis ikan yang didapat di antaranya nila, biawan, ikan pipih, dan ikan baung.
Hasil tangkapan itu tidak untuk dijual, melainkan dikonsumsi bersama keluarga. Menurut Sogol, jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi lauk keluarganya selama sekitar dua hari.
“Ini untuk konsumsi sendiri. Buat keluarga, dua hari cukup,” katanya.
Sogol mengatakan dirinya tidak sendirian mencari ikan di lokasi tersebut. Ia datang bersama seorang teman yang hingga saat itu masih berada di sekitar bendungan untuk melanjutkan aktivitas mencari ikan.
Ia juga menyebut kondisi surut di Bendungan Benanga Lempake telah dimanfaatkan warga selama sekitar satu pekan terakhir. Namun, warga tetap harus berhati-hati karena sejumlah bagian bendungan memiliki lumpur yang cukup dalam.
“Kalau lumpurnya di atas itu dalam betul. Cuma kalau dekat sini tidak, karena ada tanggul karung,” jelasnya.
Kondisi bendungan yang surut pun tidak hanya menjadi persoalan bagi warga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai peluang untuk mencari ikan.
Bagi sebagian warga Lempake, hasil tangkapan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan lauk keluarga di tengah kondisi kemarau. (RD)







Tinggalkan Balasan