MORFEM.ID, SAMARINDA – Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda lakukan pemantauan kadar klorida di Sungai Mahakam, pada Senin (24/8/2026).
Pemantauan yang dilakukan oleh Manajer Produksi bersama Divisi Laboratorium Induk ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi intrusi air laut yang dapat memengaruhi kualitas air baku.
Tim memeriksa sejumlah titik di Sungai Mahakam hingga menuju kawasan muara, termasuk sumber air baku pada beberapa Instalasi Pengolahan Air (IPA).
Sejumlah IPA yang menjadi titik pemantauan meliputi IPA Bantuas, IPA Palaran, IPA Pulau Atas, IPA Makroman, IPA Sungai Kapih, IPA Kalhol, dan IPA Selili.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kadar klorida di seluruh titik yang dipantau masih berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan. Dengan kondisi tersebut, produksi air minum Perumda Tirta Kencana saat ini masih dinyatakan aman.
Manajer Produksi Perumda Tirta Kencana Samarinda, Agus Muamar mengatakan pemantauan akan kembali dilakukan dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan kondisi air baku tetap aman.
“Saat ini produksi kita masih aman. Kita akan melihat lagi 2-3 hari ke depan, mudah-mudahan masih aman. Semoga hujan turun,” ujarnya.
Masyarakat juga diimbau mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi dengan menampung air secukupnya. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada warga di wilayah pelayanan yang berpotensi terdampak lebih awal, yakni IPA Bantuas, IPA Palaran, IPA Pulau Atas, dan IPA Makroman.
Perumda Tirta Kencana memastikan pemantauan kadar klorida akan terus dilakukan secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas air baku sekaligus memastikan pelayanan air minum kepada masyarakat Kota Samarinda tetap berjalan. (RD)







Tinggalkan Balasan