MORFEM.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta agar pengaktifan kembali rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono langsung dilakukan pada Rabu hari ini.
Dilansir Antara, pernyataan itu disampaikan Habiburokhman dalam konferensi pers bersama Polda Metro Jaya dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada kesempatan tersebut, kepolisian dan perbankan mengumumkan akan mengaktifkan kembali rekening milik Supriyono setelah sebelumnya dilakukan penundaan transaksi.
“Alhamdulillah, kami harapkan segera rekening tersebut bisa digunakan oleh Pak Botok (sapaan Supriyono) karena mungkin beliau ada keperluan untuk beraktivitas. Segera, mungkin kalau bisa hari ini prosesnya,” ucap dia di Jakarta, Rabu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin menjelaskan kepolisian telah rampung melakukan penelusuran terhadap rekening yang berisi dana hasil penggalangan untuk unjuk rasa masyarakat Pati itu.
“Kami sudah memperoleh fakta hukum dari pihak-pihak terkait sehubungan dengan donasi dan rekening yang bersangkutan. Selanjutnya, terhadap penundaan rekening tersebut dapat dijalankan kembali dan kembali menjadi kewenangan dari Bank Mandiri,” ucap dia.
Iman mengatakan penundaan rekening dilakukan untuk memastikan dana donasi yang dikumpulkan berasal dari sumber yang tidak melanggar hukum. Langkah tersebut ditempuh guna melindungi para donatur maupun penerima donasi.
Penundaan transaksi rekening, kata dia, dapat dilakukan selama lima hari kerja sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
“Hari ini belum sampai lima hari kerja. Namun demikian, kami bergerak cepat untuk memastikan sehingga proses demokrasi dan penyampaian pendapat sebagaimana diatur oleh undang-undang juga bisa terlindungi bagi seluruh masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Riduan menyatakan Bank Mandiri bakal segera mengaktifkan kembali rekening milik Supriyono.
Dia pun menekankan Bank Mandiri akan senantiasa memegang amanah nasabah dengan baik untuk menyelenggarakan perbankan secara bijaksana.
“Sebagai bank yang melayani nasabah dengan konsekuensi yang diatur di dalam peraturan maka kami akan menindaklanjuti apa yang tadi disampaikan untuk segera melakukan pengaktifan kembali rekening yang kemarin disampaikan untuk dilakukan penundaan transaksi,” ucapnya.
Sebelumnya, rekening bank milik Supriyono diduga diblokir ketika mendampingi warga Pati menyampaikan aspirasi di Jakarta pada Jumat (21/8). Rekening itu disebut berisi Rp80,9 juta berupa dana pribadi dan donasi masyarakat untuk kebutuhan unjuk rasa. (RD)







Tinggalkan Balasan