Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

Kemarau Berkepanjangan Berdampak pada 654 Hektare Lahan Pertanian di Samarinda

Avatar super admin
super admin
Agustus 26, 2026
Kemarau Berkepanjangan Berdampak pada 654 Hektare Lahan Pertanian di Samarinda

MORFEM.ID, SAMARINDA – Ketersediaan air menjadi persoalan yang mulai dihadapi sektor pertanian Samarinda seiring berlangsungnya musim kemarau. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapangtani) Samarinda mencatat sekitar 654,5 hektare lahan pertanian terdampak kekeringan.

Meski demikian, kondisi tersebut belum menyebabkan ancaman gagal panen dalam skala besar. Kepala Dinas Ketapangtani Samarinda, Darham, mengatakan sebagian besar petani saat ini sedang berada dalam periode panen sehingga kebutuhan air di lahan justru relatif rendah.

“Untuk sementara potensi gagal panen masih kecil karena sebagian besar petani sedang panen. Pada masa panen, kebutuhan air memang harus dikurangi,” ujar Darham.

Menurutnya, persoalan utama justru diperkirakan muncul setelah masa panen berakhir. Petani membutuhkan pasokan air untuk kembali mengolah lahan dan memulai penanaman berikutnya.

Ia khawatir kemarau yang berkepanjangan membuat jadwal tanam bergeser. Padahal, setelah panen petani idealnya dapat segera kembali menanam agar siklus produksi tetap berjalan.

“Yang perlu kita antisipasi adalah pergeseran musim tanam. Setelah panen, petani seharusnya bisa segera menanam kembali, dan pada saat itu ketersediaan air harus mencukupi,” jelasnya.

Darham mengatakan pemerintah masih berupaya memanfaatkan sumber air yang tersedia di sejumlah wilayah. Namun, kondisi setiap kawasan berbeda sehingga tidak semua lahan dapat memperoleh sumber air yang sama.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di kawasan Pulau Atas. Di wilayah tersebut, masuknya air laut mulai menjadi kendala karena petani selama ini mengandalkan sistem pasang surut sungai.

“Air laut sudah mulai masuk sehingga airnya tidak bisa lagi digunakan seperti biasanya. Di sana pertanian sangat bergantung pada pasang surut sungai,” katanya.

Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu produktivitas pertanian apabila berlangsung hingga memasuki musim tanam. Pemerintah pun berharap petani tetap dapat mempertahankan target produksi dan menjalankan lebih dari satu kali panen dalam setahun.

Darham menyebut lahan yang terdampak kekeringan mencapai sekitar 654,5 hektare. Area tersebut tersebar pada berbagai komoditas, seperti padi, jagung, sayuran, tanaman hortikultura, singkong, ubi dan kacang-kacangan.

Meski luasan terdampak cukup besar, pemerintah belum mencatat dampak gagal panen yang signifikan. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi oleh waktu panen yang berlangsung di sebagian besar lahan.

“Syukurlah sebagian besar petani sedang panen. Setelah panen, lahan juga memang membutuhkan waktu untuk beristirahat,” tuturnya.

Namun, risiko akan meningkat apabila kekeringan berlanjut hingga satu bulan tanpa dukungan pengairan. Pada kondisi tersebut, lahan pertanian dinilai mulai memiliki risiko gagal panen yang lebih tinggi.

“Kalau sampai sebulan tidak mendapat pengairan, potensi gagal panen mulai menjadi persoalan. Itu yang nantinya akan menjadi prioritas penanganan,” tegas Darham.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Dinas Ketapangtani mulai menyiapkan kebutuhan bantuan bagi petani. Peralatan yang dibutuhkan antara lain pompa air, selang, benih dan pembangunan sumur bor pada lokasi yang memungkinkan.

Pemerintah juga mempertimbangkan penggunaan pompa berkapasitas besar agar distribusi air ke lahan dapat dilakukan lebih efektif.

Darham mengatakan kebutuhan anggaran untuk bantuan tersebut telah dituangkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Namun, usulan itu masih harus melewati tahapan seleksi dan penyesuaian.

“Usulan yang kami hitung sekitar Rp183 juta untuk bantuan peralatan dan benih. Sejauh ini persoalannya lebih pada kekurangan air, bukan gagal panen,” terangnya.

Apabila pompa maupun sumber air belum tersedia di lokasi terdampak, pemerintah menyiapkan alternatif berupa distribusi air menggunakan kendaraan tangki.

Darham menyebut pihaknya dapat berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran maupun BPBD Samarinda untuk mendukung penyaluran air ke lahan yang membutuhkan.

“Kalau pompanya belum tersedia, untuk sementara bisa menggunakan mobil tangki. Prinsipnya, bantuan air harus bisa disalurkan secepat mungkin,” tukasnya. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Keraton Kainmas Gelar Lomba Karaoke Lagu Daerah Sambut HUT ke-81 RI

    Keraton Kainmas Gelar Lomba Karaoke Lagu Daerah Sambut HUT ke-81 RI

    Agustus 27, 2026
  • Masuk Bursa Calon Wali Kota Samarinda, Hadi Mulyadi: Jika Ada yang Ingin Bekerja Sama untuk Kebaikan, Saya Siap

    Masuk Bursa Calon Wali Kota Samarinda, Hadi Mulyadi: Jika Ada yang Ingin Bekerja Sama untuk Kebaikan, Saya Siap

    Agustus 27, 2026
  • DPRD Samarinda Tegaskan Jenazah Tanpa Identitas Tak Dipungut Biaya hingga Pemakaman

    DPRD Samarinda Tegaskan Jenazah Tanpa Identitas Tak Dipungut Biaya hingga Pemakaman

    Agustus 27, 2026
  • Semarak HUT RI di DPRD Samarinda Digelar Tanpa APBD, 32 Stan Ramaikan Bazar

    Semarak HUT RI di DPRD Samarinda Digelar Tanpa APBD, 32 Stan Ramaikan Bazar

    Agustus 27, 2026
  • Pengembang Tinggalkan Perumahan, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Penanganan Fasum

    Pengembang Tinggalkan Perumahan, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Penanganan Fasum

    Agustus 27, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (181)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (43)
  • DPRD Kaltim (4)
  • DPRD Samarinda (34)
  • Ekonomi (14)
  • Hukum (17)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (42)
  • Lingkungan (4)
  • Nasional (140)
  • Olahraga (7)
  • Opini (1)
  • Politik (9)
  • Samarinda (290)

Archives

  • Agustus 2026 (147)
  • Juli 2026 (170)
  • Juni 2026 (187)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Keraton Kainmas Gelar Lomba Karaoke Lagu Daerah Sambut HUT ke-81 RI

    Keraton Kainmas Gelar Lomba Karaoke Lagu Daerah Sambut HUT ke-81 RI

    Agustus 27, 2026
  • Masuk Bursa Calon Wali Kota Samarinda, Hadi Mulyadi: Jika Ada yang Ingin Bekerja Sama untuk Kebaikan, Saya Siap

    Masuk Bursa Calon Wali Kota Samarinda, Hadi Mulyadi: Jika Ada yang Ingin Bekerja Sama untuk Kebaikan, Saya Siap

    Agustus 27, 2026
  • DPRD Samarinda Tegaskan Jenazah Tanpa Identitas Tak Dipungut Biaya hingga Pemakaman

    DPRD Samarinda Tegaskan Jenazah Tanpa Identitas Tak Dipungut Biaya hingga Pemakaman

    Agustus 27, 2026

Categories

  • Advertorial (181)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (43)
  • DPRD Kaltim (4)
  • DPRD Samarinda (34)
  • Ekonomi (14)
  • Hukum (17)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (42)
  • Lingkungan (4)
  • Nasional (140)
  • Olahraga (7)
  • Opini (1)
  • Politik (9)
  • Samarinda (290)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top