MORFEM.ID, SAMARINDA – Upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kecamatan Samarinda Ulu. Pencegahan dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan hingga perangkat lingkungan di tingkat RT.
Langkah tersebut salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Samarinda Ulu melalui kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla di Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kamis malam (3/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Hotel Kingston Lantai 7, Jalan Siradj Salman RT 26. Bhabinkamtibmas Polsek Samarinda Ulu Aiptu Abdul Tayib memimpin kegiatan yang dihadiri Camat Samarinda Ulu Sujono, Danramil 0901-01 Mayor CJA Berlin Siregar, Lurah Teluk Lerong Ilir Fahrurrozi, para Ketua RT serta unsur Linmas.
Dalam sosialisasi tersebut, aparat mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca kering. Masyarakat diminta menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan api, termasuk membakar sampah secara sembarangan.
Ketua RT juga didorong berperan aktif sebagai penyambung informasi kepada masyarakat. Mereka diharapkan dapat meneruskan imbauan pencegahan sekaligus mengajak warga lebih cepat merespons apabila menemukan indikasi kebakaran.
Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi, mengatakan pencegahan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas. Keterlibatan masyarakat diperlukan karena warga menjadi pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya.
“Pencegahan Karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami meminta para Ketua RT dan masyarakat terus waspada, tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan api, serta segera melapor jika menemukan titik api,” tegas Asriadi.
Selain memberikan edukasi secara langsung, kepolisian juga mendorong pemasangan spanduk berisi imbauan di sejumlah lokasi yang mudah dilihat masyarakat.
Pemasangan media imbauan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi warga untuk tidak melakukan aktivitas yang berisiko memicu kebakaran, khususnya ketika kondisi lingkungan sedang kering.
Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Ketua RT, Linmas serta masyarakat dinilai penting untuk mempersempit potensi munculnya titik api.
Dengan penguatan pencegahan hingga tingkat lingkungan, potensi Karhutla di Samarinda Ulu diharapkan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat sebelum meluas. (RD)







Tinggalkan Balasan