MORFEM.ID, SAMARINDA – Beredarnya foto sejumlah botol minuman keras (miras) yang diduga berada di sekretariat BEM KM Universitas Mulawarman (Unmul) menjadi perhatian publik dan menuai berbagai komentar di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Presiden BEM KM Unmul, Rahmatsyah Baihaqi Hakim, mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi secara internal untuk mengetahui asal-usul dan keberadaan botol-botol tersebut.
Hakim menyebut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan DPM KM, serta Wakil Rektor III Unmul untuk menelusuri keberadaan botol miras dalam foto yang ramai beredar di media sosial.
Menurutnya, dirinya tidak mengetahui secara pasti kapan foto tersebut diambil dan siapa yang mengambilnya. Ia juga mengaku selama berada di sekretariat BEM KM Unmul tidak pernah melihat botol-botol tersebut tersusun dan terpajang di atas lemari.
“Setahu saya, selama saya ke sekret, nggak pernah ada botol tersusun terpajang di atas itu,” ujar Hakim saat di konfirmasi Morfem.id, Selasa (22/9/2026).
Hakim mengatakan, pihaknya saat ini masih mendalami apakah aktivitas minum-minuman keras benar-benar terjadi di dalam sekretariat atau botol tersebut hanya dibawa dan diletakkan di lokasi tersebut.
“Kami masih mencari bukti-bukti apakah minum-minum itu terjadi dalam sekret atau bagaimana, atau botol itu cuma dibawa ke sekret untuk jadi pajangan atau segala macam. Itu yang masih kami selidiki,” katanya.
Terkait kemungkinan adanya sanksi, Hakim mengatakan BEM KM Unmul memiliki mekanisme dan SOP internal. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak universitas apabila hasil investigasi menemukan adanya pelanggaran.
“Kami punya SOP sendiri. Kami juga akan berkoordinasi dengan Wakil Rektor III terkait dengan sanksi,” ujarnya.
Terakhir kata Hakim, menegaskan bahwa BEM KM Unmul masih mengumpulkan informasi dan bukti sebelum mengambil langkah lebih lanjut terkait foto botol miras yang beredar tersebut. (RD)







Tinggalkan Balasan