MORFEM.ID, SAMARINDA – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila Samarinda melakukan audiensi dengan DPRD Kota Samarinda di Ruang Sidang Utama Paripurna DPRD Samarinda, Rabu (9/9/2026).
Audiensi tersebut diikuti puluhan guru Pendidikan Pancasila. Dalam pertemuan itu, para guru berdialog dengan anggota DPRD mengenai tugas dan fungsi lembaga legislatif daerah, sekaligus membahas pendidikan Pancasila bagi pelajar di Samarinda.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, mengatakan audiensi tersebut menjadi kesempatan bagi para guru untuk mengenal lebih jauh mengenai tugas dan kewenangan DPRD.
“Tujuan mereka datang pertama untuk memperkenalkan diri, kemudian mengedukasi berkaitan dengan apa yang dilakukan DPRD, sejauh mana kebijakan DPRD dan apa kaitannya dengan ideologi negara Pancasila,” kata Novan usai pertemuan.
Dalam dialog tersebut DPRD juga menjelaskan tugas dan fungsi DPRD serta dasar hukum yang menjadi landasan kerja lembaga legislatif daerah.
Novan menyebut penjelasan tersebut diperlukan agar masyarakat, termasuk para guru dan pelajar, memahami perbedaan kewenangan antara DPRD dan DPR RI.
Selain membahas fungsi DPRD, MGMP Pendidikan Pancasila juga menyampaikan gagasan untuk kembali menggelar lomba cerdas cermat mengenai Pancasila dan empat pilar.
Gagasan itu ditujukan bagi pelajar tingkat SD dan SMP di Kota Samarinda. Para guru berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk mengukur pemahaman pelajar terhadap Pancasila.
“Para guru berharap agenda ini dapat terlaksana sesegera mungkin agar peserta didik, khususnya tingkat SD dan SMP di Kota Samarinda, dapat berpartisipasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Novan mengatakan, jika terlaksana, perlombaan tersebut diharapkan dapat dibuat secara berjenjang, mulai dari tingkat kota hingga provinsi.
Ia menilai pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup hanya dengan menghafal lima sila. Menurutnya, pelajar juga perlu memahami makna Pancasila dan alasan Pancasila menjadi ideologi negara.
“Bukan hanya sekadar menghafal sila satu sampai lima, tetapi mengetahui benar-benar apa sebenarnya Pancasila itu dan mengapa menjadi ideologi negara kita,” pungkasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan