MORFEM.ID, SAMARINDA – Kerukunan Warga Buton Lapandewa Kaindea Matanasurumba Samarinda (Keraton Kainmas) tegaskan komitmen menjaga persatuan di tanah rantau.
Komitmen tersebut terkuak tatkala sejumlah pimpinan Keraton Kainmas berkunjung ke Balai Kota Samarinda bertemu Wakil Wali Kota H Saefuddin Zuhri, Jumat (7/8/2026).
Dikomandoi oleh La Miru selaku Koordinator Presidium Keraton Kainmas, didampingi para anggota Presidium lainnya yakni La Syarifuddin, La Cobe, dan Syahrani.
Koordinator Presidium Keraton Kainmas, La Miru, menyampaikan bahwa komitmen menjaga persatuan sejatinya telah turun temurun dipertahankan sedari para pendahulu yang berinvasi dari Pulau Sulawesi ke tanah Kalimantan beranak pinak hingga sekarang.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga komitmen tersebut yakni membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah sebagai langkah konkret dalam menjaga ukhuah wataniah.
“Karenanya ini menjadi momentum yang penting untuk memperkenalkan keberadaan paguyuban sekaligus mempererat hubungan dengan pemerintah daerah,” ungkap La Miru.
La Miru menjelaskan, Keraton Kainmas merupakan paguyuban masyarakat diaspora Buton Lapandewa Kaindea yang berdomisili di kawasan Jalan Anggur, Delima, AW Syahranie dan beberapa wilayah lainnya yang telah bermukim puluhan tahun di Kota Tepian.
Warga diaspora etnis Buton di Samarinda telah melebur tanpa luruh dengan penduduk asli Kalimantan. Nilai kekeluargaan yang terbangun di tengah masyarakat tentunya menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan kota.
Keraton Kainmas merupakan gabungan dari dua organisasi yang dahulunya satu kemudian bercerai berai selama hampir 30 tahun dan kini telah berhimpun melakukan rekonsiliasi penyatuan kembali.
Saat ini, kepengurusan baru usai dari penyatuan organisasi telah terbentuk dengan lebih solid dan terus berupaya menghimpun masyarakat agar tetap menjaga nilai-nilai persaudaraan, budaya, serta kebersamaan.
La Miru menegaskan keberadaan paguyubannya harus mampu memberikan manfaat yang nyata, tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan daerah.
“Kami ingin Keraton Kainmas tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga Buton, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan ikut berkontribusi bagi pembangunan Kota Samarinda,” terangnya.
Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri menyambut hangat keberadaan Keraton Kainmas. Dirinya menyebut bahwa paguyuban seyogianya memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta menciptakan suasana yang aman dan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah. Berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah kota, menurutnya akan lebih mudah diselesaikan apabila segala lini berjalan beriringan, saling mendengar, dan menguatkan.
“Mari kita bangun komunikasi yang baik, berbicara dari hati ke hati, dan bersama-sama mencari solusi demi kemajuan Samarinda,” ujar Wawali.
Wawali menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang dimiliki Kota Samarinda. Karena itu, persatuan harus terus dirawat agar menjadi modal dalam mewujudkan kota yang semakin maju, rukun, dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua TWAP Kota Samarinda, Syaparudin, mengatakan keberadaan paguyuban bukan sekadar wadah berkumpul bagi masyarakat yang memiliki latar belakang daerah yang sama.
“Tetapi juga memiliki fungsi strategis sebagai ruang untuk melestarikan budaya, memperkuat persaudaraan, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga keharmonisan sosial,” tukasnya.






Tinggalkan Balasan