MORFEM.ID, SAMARINDA – Sejumlah kebutuhan infrastruktur dasar masih menjadi perhatian masyarakat di kawasan selatan Kota Samarinda. Perbaikan jalan, penanganan banjir, akses air bersih hingga penerangan lingkungan dinilai perlu terus diperkuat agar pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan tertentu.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe, mengatakan persoalan infrastruktur masih menjadi salah satu aspirasi yang banyak disampaikan warga, terutama di wilayah Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir dan Palaran.
Ia menilai kondisi di lapangan menunjukkan masih terdapat sejumlah fasilitas dasar yang membutuhkan peningkatan. Salah satunya berada di Kecamatan Palaran, di mana beberapa jalan lingkungan masih memerlukan perbaikan.
“Masih ada beberapa titik yang menjadi perhatian masyarakat, terutama jalan lingkungan. Kondisinya perlu ditangani secara bertahap sesuai dengan kemampuan pemerintah,” kata Elnatan, Kamis (30/7/2026).
Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah banjir. Elnatan menyebut sejumlah langkah penanganan telah dilakukan pemerintah, namun dampaknya belum sepenuhnya dirasakan di seluruh kawasan yang memiliki persoalan genangan.
Menurutnya, penanganan banjir membutuhkan perencanaan yang berkelanjutan, termasuk pembenahan saluran dan infrastruktur pendukung lainnya.
Di kawasan Bukuan, akses terhadap layanan air bersih juga masih menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan warga. Elnatan mengatakan perluasan jaringan perpipaan mulai dilakukan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
“Untuk kebutuhan air bersih, khususnya di Bukuan, jaringan perpipaan mulai dikembangkan. Kami berharap perluasan ini bisa membuat akses pelayanan masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Selain air bersih, penerangan pada jalan lingkungan juga menjadi perhatian. Elnatan menjelaskan kondisi pencahayaan di sejumlah jalan utama relatif sudah memadai, namun masih terdapat ruas permukiman yang membutuhkan tambahan fasilitas penerangan.
Ia menilai lampu penerangan jalan memiliki fungsi penting, terutama untuk menunjang keselamatan dan keamanan warga yang masih beraktivitas pada malam hari.
“Jalan utama relatif sudah terang, tetapi beberapa jalan lingkungan masih perlu ditambah penerangannya. Ini penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” jelasnya.
Elnatan mengatakan berbagai persoalan tersebut telah menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah daerah. Usulan pembangunan kemudian dibahas melalui proses perencanaan dan penentuan program berdasarkan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah.
Menurutnya, kondisi anggaran yang terbatas membuat seluruh permintaan masyarakat tidak dapat direalisasikan dalam waktu bersamaan. Karena itu, pembangunan harus dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan dan skala prioritas.
Meski demikian, Elnatan meminta agar wilayah selatan Samarinda tetap menjadi bagian dari perhatian pembangunan kota. Pemerataan infrastruktur dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan pelayanan dasar antarwilayah.
“Kita memahami kemampuan anggaran pemerintah terbatas. Namun, kebutuhan masyarakat tetap harus diperjuangkan. Harapannya, pembangunan bisa dilakukan secara berkelanjutan sehingga persoalan infrastruktur di wilayah selatan dapat berkurang,” pungkasnya. (RD/Adv)







Tinggalkan Balasan