MORFEM.ID, SAMARINDA – Pertumbuhan coffee shop di Kota Samarinda dalam beberapa tahun terakhir semakin mencerminkan geliat ekonomi kreatif yang digerakkan oleh generasi muda.
Berbagai kedai kopi dengan konsep dan karakter berbeda terus bermunculan, tidak hanya menawarkan minuman, tetapi juga menghadirkan ruang berkumpul, berkolaborasi, hingga melahirkan ide-ide baru.
Fenomena tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi perkembangan dunia usaha di Kota Tepian. Selain membuka peluang bisnis, industri kopi juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Owner Kopi Kapiten, Tommy Simanjuntak, mengatakan semakin banyaknya pelaku usaha yang terjun ke bisnis coffee shop menunjukkan meningkatnya keberanian anak muda untuk membangun usaha secara mandiri.
“Menurut saya, semakin banyak coffee shop justru menjadi hal yang positif. Itu menandakan semakin banyak anak muda yang berani berwirausaha. Persaingan yang sehat membuat kami terus berinovasi, baik dari sisi produk, pelayanan, maupun pengalaman yang diberikan kepada pelanggan,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Tommy menilai setiap kedai kopi memiliki identitas dan pasar yang berbeda, sehingga peluang berkembang masih terbuka luas. Menurutnya, konsistensi dalam menjaga kualitas menjadi kunci utama agar sebuah usaha tetap mampu bertahan di tengah persaingan.
Ia juga menilai keunikan konsep yang ditawarkan masing-masing coffee shop menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan, sehingga tidak selalu harus bersaing pada aspek harga semata.
Pandangan serupa disampaikan Owner Meraya Coffee, Muhammad Hasbi. Ia menilai menjamurnya coffee shop menjadi salah satu indikator berkembangnya sektor ekonomi kreatif di Samarinda.
Menurut Hasbi, keberadaan kedai kopi saat ini telah bertransformasi menjadi ruang produktif bagi berbagai kalangan. Selain menjadi tempat menikmati kopi, coffee shop juga dimanfaatkan sebagai lokasi diskusi, kegiatan komunitas, hingga kolaborasi dengan pelaku UMKM.
“Coffee shop sekarang bukan hanya tempat untuk minum kopi. Banyak komunitas berkegiatan di sana, pelaku UMKM berkolaborasi, bahkan banyak ide kreatif yang lahir dari ruang-ruang seperti ini,” katanya.
Hasbi berharap pelaku usaha kopi di Samarinda terus membangun kolaborasi agar industri ini dapat tumbuh bersama. Menurutnya, kerja sama dan inovasi akan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan hanya berfokus pada persaingan bisnis.
Ia optimistis perkembangan industri kopi akan terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha bagi generasi muda.
“Dengan saling mendukung dan terus menghadirkan inovasi, saya yakin industri kopi di Samarinda akan semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat maupun perekonomian daerah,” tutupnya. (RD)







Tinggalkan Balasan