MORFEM.ID, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim meminta Panitia Besar (PB) Porprov segera memberikan kepastian terkait sejumlah aspek teknis pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Kepastian tersebut dinilai penting agar cabang olahraga dapat menyusun program persiapan atlet tanpa dibayangi ketidakjelasan.
Wakil Ketua I KONI Kaltim, Hendra RA, mengatakan hingga kini masih ada sejumlah keputusan strategis yang belum diumumkan secara resmi oleh PB Porprov. Kondisi itu dinilai menghambat proses persiapan karena masing-masing cabang olahraga belum memiliki acuan yang pasti.
“Beberapa keputusan yang sebelumnya dijanjikan segera diumumkan ternyata sampai sekarang belum juga diterbitkan. Padahal cabang olahraga membutuhkan kepastian untuk menyiapkan atlet dan program latihannya,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Hendra menjelaskan, berdasarkan hasil Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), sebanyak 64 cabang olahraga direncanakan tampil pada Porprov. Namun, kebijakan efisiensi anggaran memunculkan kemungkinan adanya perubahan jumlah cabang olahraga maupun nomor pertandingan yang diperlombakan.
Menurutnya, hingga saat ini KONI Kaltim juga belum menerima jawaban atas surat yang telah dikirimkan kepada PB Porprov. Akibatnya, informasi yang dibutuhkan pengurus cabang olahraga belum bisa disampaikan secara resmi.
“Kami sudah menyampaikan surat kepada PB Porprov untuk meminta kepastian, tetapi sampai sekarang belum ada balasan resmi. Karena itu kami juga belum bisa memberikan informasi kepada masing-masing cabor,” katanya.
Sebagai langkah percepatan, KONI Kaltim meminta seluruh persoalan teknis dapat diselesaikan dalam rentang 2 hingga 9 Agustus 2026. Ada empat hal yang menjadi perhatian utama, yakni kepastian cabang olahraga yang dipertandingkan, nomor pertandingan di setiap cabor, kesiapan venue, serta jadwal pelaksanaan Porprov.
“Harapan kami sebelum 9 Agustus semuanya sudah diputuskan. Mulai dari daftar cabang olahraga, nomor pertandingan, kesiapan venue, hingga jadwal kegiatan. Sampai hari ini hal-hal itu masih belum kami terima secara resmi,” tegas Hendra.
Ia menambahkan, apabila hingga tenggat waktu tersebut belum ada keputusan yang diterbitkan, KONI Kaltim akan kembali menyampaikan surat kepada PB Porprov sebagai bentuk tindak lanjut.
Menurut Hendra, kejelasan mengenai aspek teknis menjadi kebutuhan mendesak agar seluruh tahapan persiapan Porprov dapat berjalan sesuai rencana.
“Tanpa kepastian dari panitia pelaksana, cabang olahraga akan kesulitan menyusun agenda pembinaan, menentukan target prestasi, hingga mempersiapkan atlet secara optimal menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut,” tukasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan