MORFEM.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda memastikan perbaikan sistem Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jembatan Achmad Amins menjadi salah satu agenda yang diprioritaskan dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.
Langkah ini diambil setelah seluruh kabel instalasi penerangan di jembatan tersebut dilaporkan raib akibat aksi pencurian.
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan proses pemulihan penerangan tidak dapat dilakukan secara langsung menggunakan anggaran pemeliharaan rutin. Pengadaan kembali kabel yang hilang harus melalui mekanisme penganggaran karena termasuk pengadaan aset baru.
“Kabel instalasinya sudah hilang dicuri. Karena itu, penggantian tidak bisa memakai anggaran pemeliharaan rutin, tetapi harus dibahas lebih dulu dalam APBD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” ujarnya, Senin (27/7/2026).
Helmi juga meluruskan anggapan yang berkembang di masyarakat terkait padamnya lampu di Jembatan Achmad Amins. Ia menegaskan kondisi tersebut bukan akibat kebijakan penghematan anggaran ataupun lampu yang sengaja dimatikan pemerintah.
Menurutnya, penyebab utama tidak berfungsinya LPJU adalah hilangnya seluruh jaringan kabel sehingga sistem penerangan tidak lagi dapat beroperasi.
“Persoalannya bukan karena anggaran tidak tersedia atau lampu sengaja dimatikan. Yang terjadi adalah kabelnya sudah hilang, sehingga penggantian harus mengikuti prosedur penganggaran yang berlaku,” jelasnya.
Ia memastikan DPRD akan mengawal usulan perbaikan tersebut agar dapat masuk dalam APBD Perubahan 2026.
Mengingat Jembatan Achmad Amins merupakan akses utama yang menghubungkan Kecamatan Sambutan dan Palaran, keberadaan lampu jalan dinilai sangat penting untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Helmi berharap setelah anggaran disetujui, proses pengadaan dan pemasangan kembali instalasi penerangan bisa segera dilakukan sehingga kondisi jembatan kembali terang, terutama pada malam hari.
“Karena menyangkut keselamatan masyarakat, tentu ini menjadi prioritas. Kami berharap setelah anggaran tersedia, pekerjaan bisa segera dilaksanakan agar pengguna jalan kembali merasa aman saat melintasi Jembatan Achmad Amins,” tutupnya. (RD/Adv)







Tinggalkan Balasan