MORFEM.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda segera mengoperasikan fasilitas Driving Range Golf di kawasan GOR Segiri. Sebelum dibuka secara penuh, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) akan menjalankan masa uji coba untuk memastikan seluruh sistem pelayanan dan operasional berjalan optimal.
Fasilitas olahraga yang dibangun menggunakan anggaran APBD 2024 dan APBD 2025 dengan nilai sekitar Rp61,8 miliar itu kini telah memasuki tahap akhir pembangunan.
Sementara itu, proses administrasi berupa serah terima aset dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kepada Pemerintah Kota Samarinda masih berlangsung sebelum pengelolaannya diserahkan kepada Disporapar.
Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, mengatakan selama masa transisi tersebut pengelolaan sementara kemungkinan akan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) GOR Segiri agar fasilitas yang telah selesai dibangun tidak terlalu lama menganggur.
“Selama kurang lebih tiga bulan masa transisi, UPTD GOR Segiri berpotensi mengelola sementara. Periode ini akan dimanfaatkan untuk menguji sistem operasional, pelayanan, sekaligus melihat respons masyarakat terhadap fasilitas baru ini,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Muslimin, tahapan uji coba akan menjadi bahan evaluasi sebelum pemerintah menetapkan pola pengelolaan jangka panjang. Berbagai aspek akan dikaji, mulai dari efektivitas pelayanan, kebutuhan operasional hingga peluang kerja sama dengan pihak yang memiliki pengalaman dalam mengelola fasilitas olahraga golf.
Selain itu, Disporapar juga akan menggandeng komunitas golf serta Persatuan Golf Indonesia (PGI) Samarinda untuk memberikan masukan selama proses operasional awal berlangsung.
“Kami membutuhkan pendampingan dari komunitas golf agar sistem pelayanan yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Terlebih fasilitas ini sudah menggunakan teknologi digital yang masih baru di Samarinda,” katanya.
Di sisi lain, penyelesaian beberapa fasilitas pendukung masih terus dilakukan. Penataan akses kendaraan, area parkir, hingga pemeriksaan sarana penunjang menjadi bagian dari pekerjaan akhir sebelum driving range resmi dibuka untuk masyarakat.
Meski ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026, pembukaan fasilitas tersebut tetap menunggu hasil evaluasi akhir serta persetujuan dari Wali Kota Samarinda. Apabila seluruh persiapan dinyatakan rampung, operasional akan dilakukan secara bertahap.
“Jika seluruh pekerjaan telah selesai dan hasil evaluasi menunjukkan fasilitas siap digunakan, maka driving range akan segera dibuka untuk masyarakat,” jelas Muslimin.
Driving Range Golf GOR Segiri menjadi salah satu proyek olahraga terbesar yang dibangun Pemkot Samarinda dalam beberapa tahun terakhir.
Fasilitas ini dilengkapi 32 bay latihan di dua lantai, lintasan pukulan sepanjang 194 meter, jaring pengaman setinggi 40 meter, ruang VIP, hingga sistem pelacak bola berbasis teknologi dari Korea Selatan.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung pembinaan atlet golf di daerah, memperluas akses masyarakat untuk mengenal olahraga golf, sekaligus menjadi destinasi sport tourism baru yang dapat meningkatkan daya tarik Kota Samarinda. (RD)







Tinggalkan Balasan