MORFEM.ID, SAMARINDA – Kawasan Teras Samarinda kini tak hanya menjadi ruang publik untuk bersantai, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi yang memberi peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Melihat tren kunjungan yang terus meningkat, Perumda Varia Niaga Samarinda menargetkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp2 miliar pada 2026.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga Samarinda, Syamsuddin Hamade, menjelaskan sejak awal Teras Samarinda dirancang sebagai kawasan multifungsi yang menggabungkan ruang rekreasi, tempat berkumpul masyarakat, serta wadah bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya.
Menurutnya, konsep tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Beragam kegiatan yang digelar secara rutin berhasil menarik lebih banyak pengunjung dan membuat kawasan itu semakin hidup.
“Kami terus berkolaborasi dengan berbagai penyelenggara kegiatan, baik dari tingkat lokal maupun nasional. Bahkan pada Agustus nanti akan ada agenda yang melibatkan penyelenggara berskala internasional di Teras Samarinda,” ujarnya saat di konfirmasi Morfem.id, Selasa (14/7/2026)
Ramainya aktivitas di kawasan tersebut membuat perusahaan daerah optimistis target peningkatan PAD dapat tercapai. Varia Niaga membidik setoran sebesar Rp2 miliar pada tahun 2026, jauh lebih tinggi dibandingkan capaian pada tahun-tahun sebelumnya yang berkisar antara Rp450 juta hingga Rp500 juta.
Selain pendapatan dari pengelolaan Teras Samarinda, Syamsuddin menyebut lini usaha di sektor pangan dan jasa masih menjadi sumber pemasukan utama bagi perusahaan.
Meski demikian, ia belum merinci capaian pendapatan hingga pertengahan tahun karena evaluasi menyeluruh baru akan dilakukan setelah memasuki semester kedua.
Syamsuddin juga memastikan seluruh tenant yang beroperasi di kawasan Teras Samarinda berasal dari pelaku UMKM lokal. Kebijakan tersebut sengaja diterapkan agar pelaku usaha daerah memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang.
“Kami menerapkan pola kerja sama yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing tenant. Sistem bagi hasil juga dibuat bertahap agar mereka memiliki ruang untuk tumbuh dan mengembangkan usahanya,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan Teras Samarinda tidak hanya menjadi destinasi favorit masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat perekonomian lokal melalui pemberdayaan UMKM sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah di masa mendatang. (RD)







Tinggalkan Balasan