MORFEM.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus mengebut penyelesaian fasilitas di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sambutan sebagai bagian dari upaya memperbaiki sistem pengelolaan sampah.
Saat ini, proyek tersebut disebut telah memasuki tahap akhir dan hanya menyisakan sejumlah pekerjaan teknis sebelum seluruh fasilitas dapat dioperasikan secara optimal.
Staf Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda, Rezky Samudra Aprilyan, mengatakan mayoritas pekerjaan utama telah diselesaikan.
Tahap yang sedang dikerjakan saat ini difokuskan pada penyempurnaan infrastruktur pendukung agar operasional TPA berjalan maksimal sekaligus mendukung penghentian sistem pembuangan terbuka (open dumping).
Menurut Rezky, salah satu fasilitas yang telah selesai diperbaiki adalah kolam penampungan air lindi yang sebelumnya mengalami kebocoran. Kini, kolam tersebut sudah kembali siap difungsikan untuk menunjang operasional TPA.
“Kolam penampungan air lindi yang sebelumnya mengalami kebocoran kini sudah selesai diperbaiki dan siap digunakan kembali,” ujar Rezky, Senin (6/7/2026).
Di sisi lain, pemerintah juga telah menyiapkan rencana penambahan zona operasional baru di kawasan TPA Sambutan. Namun, pelaksanaannya masih belum bisa dimulai karena menunggu kejelasan terkait status aset dan penataan kawasan.
Ia menjelaskan, kepastian tersebut diperlukan agar pembangunan zona baru tidak berbenturan dengan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang juga akan memanfaatkan sebagian area TPA Sambutan.
“Untuk lokasi pengembangan zona baru masih menunggu kepastian mengenai status lahan dan pengaturan kawasan agar tidak tumpang tindih dengan rencana pembangunan lainnya,” jelasnya.
Selain itu, DPUPR juga terus memperkuat infrastruktur pendukung. Sistem saluran intake dari zona 2 kini telah terhubung dengan zona 1 dan diarahkan menuju kolam penampungan lama yang akan kembali diaktifkan.
Pembangunan tanggul di sekitar zona 2 pun masih berlangsung. Fasilitas tersebut dirancang untuk mengendalikan aliran air dari luar kawasan agar tidak masuk ke area pengelolaan sampah dan mengganggu operasional.
“Dengan infrastruktur pendukung yang terus disempurnakan, kami berharap sistem pengelolaan sampah di TPA Sambutan dapat berjalan lebih aman, efektif, dan sesuai dengan standar pengelolaan lingkungan yang ditetapkan,” pungkas Rezky. (RD)







Tinggalkan Balasan