MORFEM.ID, SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda memastikan seluruh anak yang belum memperoleh sekolah dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tetap akan diupayakan mendapatkan tempat belajar.
Di sisi lain, seluruh tahapan SPMB tahun ini juga akan dievaluasi sebagai bahan penyempurnaan pada pelaksanaan berikutnya.
Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Samarinda, Andi Tenri Sumpala, mengatakan evaluasi merupakan agenda rutin yang dilakukan setelah seluruh proses SPMB berakhir. Menurutnya, setiap kendala yang ditemukan akan menjadi catatan penting agar pelaksanaan penerimaan siswa baru ke depan dapat berjalan lebih baik.
“Evaluasi pasti kami lakukan setelah seluruh tahapan selesai. Semua kendala yang ditemukan selama pelaksanaan SPMB tahun ini akan menjadi bahan pembenahan agar pelaksanaannya pada tahun berikutnya bisa lebih baik,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Ia menyampaikan, proses penerimaan murid baru di jenjang SD telah selesai dilaksanakan. Sementara untuk jenjang SMP, tahapan penerimaan kini tinggal menyelesaikan proses akhir sebelum dilakukan penataan peserta didik.
Selama pelaksanaan SPMB, Disdikbud juga menerima sejumlah aduan dan masukan dari para orang tua siswa. Seluruh laporan tersebut, kata Andi, langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi agar anak-anak yang belum mendapatkan sekolah tetap bisa difasilitasi.
“Kami sudah berkomunikasi dengan para orang tua yang menyampaikan laporan. Dinas akan mengupayakan penyelesaian sehingga anak-anak yang belum memperoleh sekolah tetap bisa mendapatkan tempat belajar,” katanya.
Andi mengungkapkan, hingga kini masih terdapat sejumlah SMP negeri yang masih memiliki sisa kuota penerimaan. Kondisi tersebut membuka peluang bagi calon peserta didik yang belum diterima di sekolah tujuan agar tetap dapat tertampung di sekolah negeri.
“Masih ada sejumlah sekolah yang belum memenuhi kuota penerimaan. Karena itu kami optimistis siswa yang saat ini belum tertampung masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses penempatan siswa ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai sehingga seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar sejak hari pertama masuk sekolah.
Disdikbud berharap seluruh proses penyelesaian penempatan siswa dapat berjalan tuntas. Hasil evaluasi SPMB tahun ini juga akan menjadi dasar perbaikan agar pelaksanaan penerimaan murid baru pada tahun mendatang semakin baik, lebih transparan, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. (RD)







Tinggalkan Balasan