Home

morfem.id

morfem.id

Your Trusted Voice Across the World.

Search

GPEI Kaltim: Eksportir Berbahan Baku Lokal Lebih Untung Saat Rupiah Melemah

Avatar super admin
super admin
Juni 15, 2026
GPEI Kaltim: Eksportir Berbahan Baku Lokal Lebih Untung Saat Rupiah Melemah

MORFEM.ID, SAMARINDA – Melemahnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai membuka peluang bagi sektor ekspor di Kalimantan Timur (Kaltim).

Meski demikian, situasi tersebut juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya biaya operasional, khususnya bagi pelaku usaha yang masih bergantung pada bahan baku dari luar daerah maupun impor.

Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Kaltim, Hasrun Jaya, mengatakan dampak positif dari pelemahan rupiah tidak dirasakan secara merata oleh seluruh eksportir.

Menurutnya, perusahaan yang menggunakan bahan baku lokal memiliki peluang memperoleh keuntungan lebih besar dibandingkan yang masih mengandalkan pasokan dari luar.

Ia menjelaskan, ketergantungan terhadap bahan baku dari luar daerah atau luar negeri membuat biaya produksi ikut meningkat seiring menguatnya dolar AS. Kondisi tersebut dapat mengurangi keuntungan yang diperoleh dari aktivitas ekspor.

“Peluang itu akan lebih besar kalau bahan bakunya berasal dari dalam negeri. Kalau masih bergantung dari luar, biaya yang muncul juga akan semakin besar,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Selain harga bahan baku, Hasrun menyebut biaya logistik internasional juga menjadi tantangan tersendiri. Sebab, sebagian besar transaksi pengiriman barang ke luar negeri menggunakan mata uang asing, sehingga kenaikan nilai dolar berdampak langsung pada biaya distribusi.

Menurutnya, peningkatan biaya logistik berpotensi mengurangi keuntungan yang semestinya diperoleh eksportir dari selisih kurs dan meningkatnya daya saing produk di pasar internasional.

“Biaya pengiriman ke luar negeri itu juga menggunakan mata uang asing. Kalau dolar naik, otomatis ada biaya yang ikut naik dan itu bisa mengurangi keuntungan eksportir,” katanya.

Hasrun menilai kondisi saat ini dapat dijadikan momentum untuk memperkuat ketahanan industri daerah melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal.

Ia mendorong pembangunan rantai pasok yang lebih kuat agar kebutuhan bahan baku industri dapat dipenuhi dari dalam daerah maupun dalam negeri.

Dengan meningkatnya penggunaan bahan baku lokal, pelaku usaha dinilai akan lebih siap menghadapi fluktuasi ekonomi global sekaligus mampu meningkatkan daya saing produk ekspor Kaltim.

Selain membantu menekan biaya produksi, langkah tersebut juga diyakini dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah karena nilai tambah industri akan lebih banyak dinikmati masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Ini momentum untuk memperkuat kemandirian bahan baku lokal sehingga manfaat ekspor bisa lebih banyak dinikmati daerah,” tegasnya.

GPEI Kaltim juga berharap pemerintah terus mendorong pengembangan industri pengolahan, memperkuat infrastruktur logistik, serta menciptakan iklim investasi yang mendukung agar peluang ekspor dapat dimanfaatkan secara optimal di tengah dinamika perekonomian global. (RD)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Siap Jika Diusung ke Pilwali 2029

    Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Siap Jika Diusung ke Pilwali 2029

    Agustus 9, 2026
  • Dana Operasional Terbatas, DPRD Kaltim Khawatir Reses dan Sosper Terganggu

    Dana Operasional Terbatas, DPRD Kaltim Khawatir Reses dan Sosper Terganggu

    Agustus 9, 2026
  • El Nino Mengintai, Polresta Samarinda Perkuat Patroli Cegah Kebakaran Lahan

    El Nino Mengintai, Polresta Samarinda Perkuat Patroli Cegah Kebakaran Lahan

    Agustus 9, 2026
  • Tak Hanya Sanksi Rumah Sakit, Andi Harun Minta Inspektorat Periksa Dokter Viral

    Tak Hanya Sanksi Rumah Sakit, Andi Harun Minta Inspektorat Periksa Dokter Viral

    Agustus 9, 2026
  • Dari Hati ke Hati, Keraton Kainmas dan Wawali Merawat Persatuan

    Dari Hati ke Hati, Keraton Kainmas dan Wawali Merawat Persatuan

    Agustus 7, 2026

Search

Categories

  • Advertorial (148)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (26)
  • DPRD Kaltim (3)
  • DPRD Samarinda (1)
  • Ekonomi (6)
  • Hukum (14)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (31)
  • Lingkungan (1)
  • Nasional (136)
  • Olahraga (5)
  • Opini (1)
  • Politik (8)
  • Samarinda (276)

Archives

  • Agustus 2026 (50)
  • Juli 2026 (170)
  • Juni 2026 (187)
  • Mei 2026 (148)
  • April 2026 (99)
  • Maret 2026 (1)
  • Februari 2026 (1)
  • Oktober 2025 (3)
  • Juni 2025 (2)
  • Mei 2025 (1)
  • Maret 2025 (2)
  • Februari 2025 (2)
  • Januari 2025 (2)
  • Desember 2024 (1)

Tags

viral news

About Us

Info

Redaksi

Kontak Kami

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Latest Articles

  • Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Siap Jika Diusung ke Pilwali 2029

    Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Siap Jika Diusung ke Pilwali 2029

    Agustus 9, 2026
  • Dana Operasional Terbatas, DPRD Kaltim Khawatir Reses dan Sosper Terganggu

    Dana Operasional Terbatas, DPRD Kaltim Khawatir Reses dan Sosper Terganggu

    Agustus 9, 2026
  • El Nino Mengintai, Polresta Samarinda Perkuat Patroli Cegah Kebakaran Lahan

    El Nino Mengintai, Polresta Samarinda Perkuat Patroli Cegah Kebakaran Lahan

    Agustus 9, 2026

Categories

  • Advertorial (148)
  • Berita Terbaru (1)
  • Daerah (26)
  • DPRD Kaltim (3)
  • DPRD Samarinda (1)
  • Ekonomi (6)
  • Hukum (14)
  • Internasional (14)
  • Kaltim (31)
  • Lingkungan (1)
  • Nasional (136)
  • Olahraga (5)
  • Opini (1)
  • Politik (8)
  • Samarinda (276)

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top