MORFEM.ID, SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa hoaks tidak bisa disamakan dengan informasi yang sekadar keliru atau tidak akurat.
Menurutnya, hoaks merupakan informasi yang sengaja direkayasa agar publik mempercayai sesuatu yang tidak sesuai dengan fakta.
“Yang disebut hoaks bukan sekadar informasi yang tidak tepat, melainkan informasi yang sengaja direkayasa dari fakta yang ada untuk menggiring opini dan menyesatkan publik,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Faisal menerangkan bahwa dalam dunia akademik dikenal beberapa istilah terkait informasi bermasalah, seperti hoaks, misinformasi, disinformasi, dan malinformasi. Namun dalam praktik sehari-hari, masyarakat kerap menyebut seluruh informasi menyesatkan dengan istilah hoaks.
Padahal, lanjutnya, hoaks memiliki karakteristik khusus karena mengandung unsur kesengajaan dalam memutarbalikkan fakta.
“Pelaku sebenarnya mengetahui informasi yang benar, tetapi sengaja mengubah atau memelintirnya supaya publik memiliki pemahaman yang salah,” tuturnya.
Ia menambahkan, penyebaran informasi palsu menjadi tantangan serius di tengah perkembangan teknologi digital yang memungkinkan informasi menyebar dengan sangat cepat, terutama melalui berbagai platform media sosial.
Selain maraknya hoaks, Faisal juga menyoroti fenomena lain seperti post-truth, echo chamber, dan praktik clickbait yang dinilai turut memengaruhi pola masyarakat dalam mengonsumsi informasi.
Menurutnya, sistem algoritma pada media sosial cenderung menampilkan konten yang sejalan dengan minat dan pandangan pengguna. Kondisi tersebut berpotensi membuat seseorang hanya menerima informasi dari sudut pandang tertentu dan mengabaikan perspektif lain.
Untuk itu, Faisal mengingatkan pentingnya meningkatkan kemampuan literasi digital agar masyarakat lebih kritis dalam menyaring informasi yang diterima.
“Literasi menjadi penting agar masyarakat mampu membedakan informasi yang benar dengan informasi yang sengaja dibuat untuk menyesatkan,” tukasnya. (RD)






Tinggalkan Balasan