MORFEM.ID, SAMARINDA – Pemerintahan Desa Batuah, Kabupaten Kutai Kartanegara, hari ini secara resmi melakukan kunjungan study tiru ke Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap.
Kunjungan strategis ini bertujuan untuk mengadopsi dan mengadaptasi praktik terbaik dalam pengelolaan ketahanan pangan tingkat desa yang telah berhasil diterapkan di Desa Mario.
Rombongan Desa Batuah dipimpin langsung oleh Kepala Desa Abd. Rasyid dan diterima dengan hangat oleh aparat Pemerintah Desa Mario dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global.
“Kami melihat Desa Mario sebagai model yang sukses dalam membangun ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan. Kunjungan ini bukan hanya tentang melihat, tetapi juga tentang belajar dan membawa pulang pengetahuan yang dapat diterapkan di Desa Batuah untuk meningkatkan kemandirian pangan kami,” kata Rasyid.
Di sisi lain, Kepala Desa Mario H.Andi Maesur menyambut baik kunjungan Pemerintah Desa Batuah dan menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama antar desa dalam pengembangan sektor pertanian serta penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat.
“Kami senang dapat berbagi pengalaman. Keberhasilan di Mario adalah hasil dari partisipasi aktif masyarakat dan inovasi. Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan inspirasi bagi Desa Batuah untuk mengembangkan program-program serupa,” ujar Maesur.
Kegiatan study tiru ini merupakan langkah konkret dari kedua desa untuk membangun jejaring kerja sama yang lebih kuat di sektor pertanian dan pangan.
Dengan saling berbagi pengetahuan dan teknologi, diharapkan kedua desa dapat mencapai target kemandirian pangan secara lebih efektif. (RD)






Tinggalkan Balasan