MORFEM.ID, SAMARINDA – Mobilitas masyarakat melalui transportasi udara di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami penurunan signifikan pada April 2026.
Selain dipengaruhi berakhirnya masa mudik dan libur Idulfitri, kenaikan harga tiket pesawat juga diduga turut memengaruhi minat masyarakat untuk bepergian.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, jumlah penumpang penerbangan domestik yang berangkat dari sejumlah bandara di Kaltim selama April 2026 tercatat sebanyak 176.628 orang.
Jumlah tersebut menyusut 35,50 persen dibandingkan Maret 2026 yang menjadi periode puncak perjalanan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.
Kepala BPS Kaltim, Mas’ud Rifai, mengatakan penurunan jumlah penumpang merupakan fenomena yang lazim terjadi setelah berakhirnya musim mudik. Aktivitas perjalanan masyarakat biasanya kembali stabil setelah masa libur panjang usai.
“Mobilitas masyarakat pada April mulai kembali normal setelah tingginya aktivitas perjalanan selama Ramadan dan Idulfitri pada bulan sebelumnya,” terangnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/6/2026).
Di sisi lain, masyarakat juga menghadapi kenaikan biaya perjalanan udara sejak awal April. Hal itu terjadi setelah harga avtur domestik mengalami kenaikan cukup tinggi sehingga maskapai melakukan penyesuaian tarif penerbangan.
Kondisi tersebut berdampak pada peningkatan fuel surcharge yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga tiket pesawat domestik. Kenaikan tarif diperkirakan berada pada kisaran 9 hingga 13 persen.
Meski belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama turunnya jumlah penumpang, meningkatnya biaya perjalanan diyakini ikut memengaruhi keputusan sebagian masyarakat untuk menunda atau mengurangi perjalanan yang tidak bersifat mendesak.
Tidak hanya sektor transportasi udara, jumlah penumpang angkutan laut domestik juga mengalami penurunan pada April 2026. BPS mencatat sebanyak 56.317 penumpang diberangkatkan melalui jalur laut atau turun 48,38 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, volume barang yang diangkut selama April 2026 mencapai 9,77 juta ton. Angka tersebut turun 13,75 persen dibandingkan capaian pada Maret 2026.
Meski terjadi perlambatan secara bulanan, kinerja sektor transportasi di Kaltim sepanjang tahun ini masih menunjukkan pertumbuhan positif.
Selama periode Januari hingga April 2026, jumlah penumpang angkutan laut tercatat mencapai 249.780 orang atau meningkat 15,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Adapun jumlah penumpang internasional yang menggunakan transportasi udara selama empat bulan pertama 2026 mencapai 20.973 orang. Angka itu tumbuh 14,03 persen dibandingkan periode Januari-April 2025.
Data tersebut menunjukkan bahwa penurunan aktivitas transportasi pada bulan April lebih banyak dipengaruhi faktor musiman pasca-Lebaran.
Namun demikian, kenaikan harga tiket pesawat tetap menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi tren perjalanan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan. (RD)







Tinggalkan Balasan