MORFEM.ID, SAMARINDA – Panitia pemilihan rektor (pilrek) Universitas Mulawarman umumkan lima nama yang dinyatakan lolos sebagai bakal calon (balon) dan akan melanjutkan ke tahap berikutnya. Dari kelima nama tersebut tak ada perwakilan perempuan.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers penetapan balon Rektor Unmul periode 2026-2030, di Gedung Rektorat Lantai 3, Senin (1/6/2026).
Sekretaris Senat Unmul, Haviluddin menyebut bahwa ada 3 tahapan dalam pilrek Unmul di antaranya penjaringan, penyaringan, dan pemilihan. Saat ini sudah melewati tahap penjaringan, kini dilanjutkan penyaringan dan kemudian pemilihan kelak pada 20-21 Juni mendatang.
“Pada 10 Juni 2026 para balon Rektor Unmul akan menyampaikan visi dan misinya,” ujar Haviluddin.
Ketua Panitia Pilrek Unmul 2026-2030, Mustofa Agung Sardjono, mengungkapkan panitia sebelumnya berharap ada akademisi perempuan yang turut berpartisipasi dalam proses penjaringan calon rektor.
Namun, hingga masa pendaftaran berakhir, tidak ada satu pun akademisi perempuan yang mengajukan diri sebagai balon rektor.
“Mekanisme pilrek di Unmul tidak mengatur kuota maupun ketentuan khusus terkait keterwakilan gender,” terang Mustofa.
Seluruh akademisi yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti tahapan pencalonan.
Meski demikian, pihaknya menilai kehadiran kandidat perempuan dalam pilrek akan menjadi nilai tambah bagi dinamika demokrasi di lingkungan kampus.
Karena itu, pihaknya berharap pada periode mendatang akan muncul lebih banyak akademisi perempuan yang siap berkompetisi dan mengambil peran dalam kepemimpinan tertinggi Unmul.
Kelima bakal calon pada pilrek Unmul di antaranya:
1. Abdunnur dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).
2. Mukhamad Nurhadi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
3. Soerja Koesnarpadi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
4. Rudianto Amirta dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis (FKLT).
5. Fahrul Agus dari Fakultas Teknik (FT).(RD)







Tinggalkan Balasan