MORFEM.ID, SAMARINDA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda memastikan kondisi volume sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) masih terpantau normal menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
Hingga saat ini, belum terjadi peningkatan signifikan seperti yang sempat terjadi saat Idulfitri lalu.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Muhammad Taufiq Fajar mengatakan, meski kondisi masih stabil, pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi untuk menjaga pelayanan kebersihan tetap berjalan maksimal selama momentum hari besar keagamaan tersebut.
Ia mengatakan bahwa, sekitar 700 personel kebersihan disiagakan mulai H-1 Iduladha hingga H+1. Seluruh petugas dipastikan tetap bekerja normal tanpa libur agar pengangkutan sampah di seluruh wilayah Samarinda tetap terkendali.
“Mulai H-1 besok, kami akan meningkatkan pengawasan di beberapa titik TPS. Mudah-mudahan tidak terjadi lonjakan volume sampah,” ujar Taufiq saat diwawancara secara eksklusif oleh Morfem.id, Senin (25/5/2026).
Taufiq juga memastikan armada pengangkut sampah yang ada saat ini masih mampu mengakomodasi kebutuhan pengangkutan sampah masyarakat.
Namun jika terjadi peningkatan volume secara drastis, pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain untuk menambah armada dan alat berat.
“Kalau nanti terjadi lonjakan tinggi seperti saat Idulfitri kemarin, kemungkinan kami akan meminta bantuan OPD lain yang memiliki alat berat atau armada tambahan,” katanya.
Selain sampah rumah tangga, ia juga turut memberi perhatian khusus terhadap penanganan limbah kurban. Limbah seperti sisa potongan hewan dan bagian organ dinilai berpotensi menimbulkan bau serta pencemaran lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik.
Karena itu kata Taufiq, mulai menyosialisasikan tata cara penanganan limbah kurban kepada pengurus masjid dan panitia kurban di Samarinda.
“Nanti akan kami edarkan surat berisi langkah-langkah penanganan limbah kurban agar tidak menimbulkan dampak lingkungan dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Dalam upaya pengawasan, DLH juga telah memetakan sekitar 30 TPS kategori rawan atau zona merah dari total 81 TPS yang ada di Samarinda. Titik-titik tersebut diperkirakan berpotensi mengalami lonjakan sampah selama Iduladha.
Beberapa TPS yang masuk kategori rawan berada di kawasan Gerilya, Jalan Pelita, Jalan Bandara, Jalan Pendekat Baru, eks Bandara di Kecamatan Sungai Pinang, hingga TPS Lok Bahu di Sungai Kunjang.
“Semua TPS tetap kami awasi, tetapi perhatian utama kami ada di 30 titik yang paling berpotensi terjadi lonjakan sampah berdasarkan pengalaman sebelumnya,” tambahnya.
Terakhir, pihaknya juga menegaskan jadwal pembuangan sampah selama lebaran Iduladha tetap mengikuti aturan Perda, yakni mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WITA.
“Aturan ini dibuat untuk mengefisiensikan pengangkutan sampah dan menjaga kebersihan kota. Jadi pada pagi hari TPS sudah bersih, sehingga lingkungan tetap nyaman bagi masyarakat,” tukasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan