MORFEM.ID, JAKARTA – Pendakwah sekaligus mantan bandar judi online, Dennis Lim mengatakan, kemudahan akses masuk ke Indonesia dimanfaatkan oleh sejumlah warga negara asing untuk mengembangkan bisnis judi online di Tanah Air.
“Kalau saya, kalau feeling ya melihat yang kaya gini, jatuhnya lebih kaya ke nekat sih. Kita masuk ke Indonesia saja, bebas masuknya, gampang masuknya, visa gratis semua segala macam langsung dikasih,” kata Dennis, menanggapi ditangkapnya 321 warga negara asing karena mengoperasikan judi online di Hayam Wuruk dalam program Rosi di Kompas TV, Kamis (14/5/2026).
“Terus sudah diorganisir, buka di suatu tempat, langsung buka kaya gitu dengan akhirnya enggak ada koordinasi, terus akhirnya ditutup kaya gini ya wajar-wajar aja. Karena ini sudah terlalu vulgar sih, sudah tempat perkantoran umum, jumlah orangnya juga terlalu banyak,” tuturnya.
Dennis mengungkapkan ceritanya pada saat mengoperasikan 28 situs website judi online miliknya.
Tidak mengumpulkan pegawainya dalam satu kantor meskipun berada di perbatasan Thailand dan Kamboja atau daerah khusus judi.
“Kita batasi satu titik itu cuma berapa orang. Itu kan yang 28 web itu beberapa kantor dan nggak dikumpulin di satu tempat, satu kantor itu plek ketiplek ratusan orang gitu jadi satu, itu kan terlalu mencolok,” ujar Dennis.
Padahal segitu itu, sudah tempat benar-benar khusus judi di perbatasan Thailand sama Kamboja,” tandasnya. (RD)






Tinggalkan Balasan