MORFEM.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memutuskan tidak menggelar pawai untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menjelaskan, keputusan itu diambil setelah Pemkot mengevaluasi sejumlah kegiatan yang bersifat seremonial.
Anggaran yang sebelumnya dapat digunakan untuk pawai kini diarahkan pada kebutuhan yang dinilai lebih mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Untuk kegiatan pawainya tahun ini memang kita tiadakan. Tetapi kita menggantinya dengan kegiatan-kegiatan baru yang dilaksanakan di kelurahan,” ujar Andi Harun belum lama ini.
Menurut Andi Harun, peniadaan pawai tidak berarti perayaan HUT Kemerdekaan di Samarinda dihentikan. Semangat peringatan tetap dijaga melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan di tingkat kelurahan.
Sejumlah wilayah telah menggelar kegiatan seperti perlombaan, pertandingan olahraga, jalan sehat hingga kegiatan yang turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Andi Harun menegaskan, pengelolaan anggaran menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut. Pemkot Samarinda saat ini lebih memprioritaskan pembiayaan yang berkaitan langsung dengan kewajiban pemerintah dan pelayanan masyarakat.
“Prioritas kita adalah menyelesaikan kewajiban, termasuk pembayaran utang dan pembiayaan BPJS. Kita arahkan anggaran kepada hal-hal yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia menyebut penyelenggaraan pawai sebelumnya membutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni berkisar Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar. Dengan kondisi keuangan daerah yang masih membutuhkan penghematan, penggunaan anggaran sebesar itu dinilai perlu ditinjau kembali.
Andi Harun mengatakan, kebijakan tersebut bukan berarti pawai akan ditiadakan untuk selamanya. Jika kondisi keuangan daerah kembali memungkinkan, kegiatan serupa dapat kembali digelar.
“Kalau kondisi keuangan sedang baik dan anggaran tersedia, tentu kegiatan seperti itu bisa kita laksanakan lagi,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat tetap memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan di lingkungan masing-masing. Pemkot memastikan rangkaian perayaan kemerdekaan tetap berjalan di sejumlah wilayah Samarinda hingga peringatan puncak pada 17 Agustus.
“Untuk sekarang, biarkan kelurahan yang membuat suasananya meriah. Mudah-mudahan tahun depan, dengan kondisi yang lebih baik, kita bisa mengadakan pawai lagi,” pungkasnya. (RD)







Tinggalkan Balasan